DBL

Gelora Para Srikandi Santa Maria

Honda DBL D.I. Jogjakarta Series 2018

Febi Pramesti Dewi

Posted on October 9th 2018

Yogyakarta-Suasana di Gor UNY pada Senin (8/10) kian memanas usai kemenangan Negeri Sebelas atas Smuten dengan skor akhir 27-7. Pertandingan kemudian berlanjut antara dua tim basket cewek asal Bopkri Satu dan Santa Maria yang tidak kalah serunya. Kedua tim yang berlaga saling mengejar skor satu sama lain selama pertandingan diiringi teriakan dari para suporter.

Meskipun berisi perempuan seluruhnya, tribun suporter Santa Maria tidak kalah heboh dengan suporter lainnya. Mereka meneriakkan dukungan dengan nyanyian yang kompak dan semangat. Dipimpin wanita, oleh para wanita, dan untuk tim basket wanita, begitu sebutan yang cocok untuk para suporter ini.

Olla, salah seorang koordinator Suporta (Suporter Stama) mengaku cukup sulit untuk mengatur sekian banyak siswi. Cukup menarik bahwa Olla merupakan alumni yang masih aktif sebagai koordinator suporter sekolahnya. “Namanya juga cinta almamater, tahun lalu kita tidak ikut, makanya sekarang diusakahan maksimal,” ungkapnya.

Dengan pimpinan wanita, Suporta tetap menunjukkan dukungan yang tidak kalah hebat. Berlinda, salah seorang suporter Santa Maria mengaku bahwa kegiatan ini juga mendapat dukungan dari guru di sekolah. Dengan mengibarkan bendera bertuliskan Santa Maria, lantunan lagu demi lagu mereka kumandangkan bagi tim basketnya yang sedang berlaga.

Meskipun telah menunjukkan performa yang baik, kemenangan dalam laga ini belum berpihak pada Santa Maria. Bosa berhasil menggungguli Santa Maria dalam laga sengit ini dengan skor akhir 18-13. “Walaupun kalah tadi, tidak apa-apa, yang penting seru dan senang,”  ujar Berlinda. Hal serupa juga dikatakan Olla yang bangga terhadap almamaternya karena telah berjuang mengikuti Honda DBL D.I. Jogjakarta Series 2018 ini.

 
Suporter SMA Santa Maria Yogyakarta saat mendukung tim basketnya di laga Honda DBL D.I. Jogjakarta pada Senin (8/10).

Yogyakarta-Suasana di Gor UNY pada Senin (8/10) kian memanas usai kemenangan Negeri Sebelas atas Smuten dengan skor akhir 27-7. Pertandingan kemudian berlanjut antara dua tim basket cewek asal Bopkri Satu dan Santa Maria yang tidak kalah serunya. Kedua tim yang berlaga saling mengejar skor satu sama lain selama pertandingan diiringi teriakan dari para suporter.

Meskipun berisi perempuan seluruhnya, tribun suporter Santa Maria tidak kalah heboh dengan suporter lainnya. Mereka meneriakkan dukungan dengan nyanyian yang kompak dan semangat. Dipimpin wanita, oleh para wanita, dan untuk tim basket wanita, begitu sebutan yang cocok untuk para suporter ini.

Olla, salah seorang koordinator Suporta (Suporter Stama) mengaku cukup sulit untuk mengatur sekian banyak siswi. Cukup menarik bahwa Olla merupakan alumni yang masih aktif sebagai koordinator suporter sekolahnya. “Namanya juga cinta almamater, tahun lalu kita tidak ikut, makanya sekarang diusakahan maksimal,” ungkapnya.

Dengan pimpinan wanita, Suporta tetap menunjukkan dukungan yang tidak kalah hebat. Berlinda, salah seorang suporter Santa Maria mengaku bahwa kegiatan ini juga mendapat dukungan dari guru di sekolah. Dengan mengibarkan bendera bertuliskan Santa Maria, lantunan lagu demi lagu mereka kumandangkan bagi tim basketnya yang sedang berlaga.

Meskipun telah menunjukkan performa yang baik, kemenangan dalam laga ini belum berpihak pada Santa Maria. Bosa berhasil menggungguli Santa Maria dalam laga sengit ini dengan skor akhir 18-13. “Walaupun kalah tadi, tidak apa-apa, yang penting seru dan senang,”  ujar Berlinda. Hal serupa juga dikatakan Olla yang bangga terhadap almamaternya karena telah berjuang mengikuti Honda DBL D.I. Jogjakarta Series 2018 ini.

Related Articles
DBL
First match Honda DBL D.I. Jogjakarta Series 2018

DBL
Macan Demangan (Telah) Kembali

DBL
Perdamaian Di Honda DBL D.I. Jogjakarta Series 2018