Current Issues

Kenapa Kita Sering Sangat Berduka dengan Meninggalnya Figur Publik?

Kezia Kevina Harmoko

Posted on June 4th 2022

Belakangan ini Indonesia sedang berduka atas meninggalnya Emmeril Kahn Mumtadz, putra dari gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Sosok yang akrab disapa Eril itu terbawa arus Sungai Aare di Swiss. Jasadnya tidak ditemukan, tetapi keluarga telah memilih untuk mengikhlaskan Eril.

Kabar Eril sontak menjadi perbincangan. Trending topic di media sosial berfokus pada Eril dan setiap update-nya. Pada Jumat, 3 Juni lalu, keluarga resmi melepaskan Eril. Banyak figur publik dan warganet yang mengungkapkan kesedihan mendalam mereka atas kepergian Eril. Tak sedikit warganet yang bahkan tak mengenal Eril juga merasakan duka mendalam atas kepergian sosok berusia 22 tahun itu.

Fenomena berduka atas kepergian figur publik bukan hal yang tak biasa. Ketika kita merasakan duka atas kepergian seseorang, itu menandakan bahwa kita merasa terhubung dengan orang tersebut. Seperti yang dilansir Psychology Today, tak menutup kemungkinan kita membangun hubungan yang erat dengan figur publik karena ada sisi dari sosok tersebut yang relatable dengan diri kita.

Dari sosok Eril, diketahui bahwa ia merupakan orang yang rendah hati. Cerita Eril menggunakan sepeda saat SMA padahal menempuh jarak yang jauh sempat viral di media sosial. Maka dari itu, Eril menjadi sosok yang terasa dekat dengan kita, bukan sosok yang seakan “tak tergapai".

Hubungan kita dengan figur publik juga didasari oleh bayangan kita tentang tindakan sosok tersebut di momen-momen penting dalam hidup kita. Misalnya fans dari seorang musisi merasa bahwa sang idola akan selalu membuat musik yang membantu dirinya melewati masa sulit.

Sosok Eril juga dikenal sebagai pendiri organisasi non-governmental Jabar Bergerak Ziillenial. Organisasi itu didirikan dengan pasangannya, Nabila Ishma Nurhabibah.

Organisasi yang menamoung anak muda tersebut bergerak untuk aksi kemanusiaan dan pendidikan. Organisasi tersebut sering membantu masyarakat yang membutuhkan sehingga secara tidak langsung Eril menjadi sosok yang penting dalam kehidupan seseorang.

Jika kamu menjadi salah satu orang yang sangat berduka akan meninggalnya Eril, hal yang kamu rasakan itu sepenuhnya wajar. Berikan waktu untuk diri sendiri bisa memproses perasaan tersebut. Rest in peace, Emmeril Kahn Mumtadz.(*)

Gambar: pch.vector/Freepik

Artikel Terkait
Current Issues
Tiga Hari Berlalu, Pencarian Putra Ridwan Kamil, Masih Belum Dapatkan Hasil

Current Issues
Sepekan Pencarian Nihil, Keluarga Ridwan Kamil Nyatakan Eril Meninggal Dunia

Current Issues
Jenazah Eril, Putra Ridwan Kamil Ditemukan di Bendungan Engehalde Bern