Esports

Singapura Resmi Menjadi Tuan Rumah The International 11

Dika Afandi N

Posted on June 3rd 2022

Gelaran prestisius milik game DOTA 2 yaitu The International akan kembali hadir di tahun 2022. Ini akan menjadi edisi ke-11 untuk The International. Kabar tersebut resmi disampaikan Valve melalui Twitter resmi DOTA 2 pada 1 Juni 2022.

Menariknya, kali ini Asia Tenggara akan menjadi tuan rumah untuk The International 11. Valve telah resmi menujuk Singapura untuk menggelar turnamen akbar tersebut yang bertempat di kota Singa.

Selain itu, The International 11 akan menjadi turnamen terpanjang sepanjang sejarah DOTA 2. Pasalnya, Valve akan menggulirkan The International 11 hampir 1 bulan penuh yang dimulai 8 Oktober hingga 29 Oktober. Tentunya, ini menjadi kabar gembira untuk para gamers.

Melalui situs resmi DOTA 2, Valve akan mengubah The International 11 secara besar-besaran. Jika sebelumnya The International diikuti oleh 18 tim, kini akan diikuti total 20 tim untuk memperebutkan gelar juara. selain itu, untuk pertama kalinya acara ini juga akan menjadi tuan rumah dari 12 tim Last Chance Qualifier (LCQ) LAN yang berlangsung tepat sebelum fase grup dimulai.

Last Chance Qualifier berlangsung dari 8 Oktober hingga 13 Oktober 2022. Kualifikasi ini diikuti tim yang finis di posisi 2 & 3 dari 6 kualifikasi regional TI 11 dan akan berlangsung dari 8 hingga 12 Oktober. Nantinya, dua tim teratas LCQ berhak melaju ke fase grup TI 11.

Sedangkan untuk fase grup bergulir mulai 15-18 Oktober 2022. Tim yang menjadi juara grup akan melenggang ke fase playoff. Selanjutnya, fase playoff akan dihelat offline di Suntec, Singapura pada 20 hingga 23 Oktober.

Setelah itu, 2 tim terbaik dari fase playoff berhak berlaga di grand final The International 11 pada 29 Oktober 2022. Grand final akan berlangsung di Singapore Indoor Stadium. Satu tim terbaik berhak mengangkat megahnya trofi Aegis of Champions.

Terakhir yang mengangkat trofi Aegis of Champions adalah Team Spirit. Mereka sukses menekuk lutut PSG LGD di grand final The International 10 dengan skor 3-2. Tak ada yang menyangka bahwa merekalah yang menjadi champion. Sebab, Team Spirit dianggap sebagai kuda hitam

Sayangnya, Valve belum memberikan berapa total prizepool yang dihadirkan di The International 11. Pada The International 10 lalu, Valve menghadirkan prizepool sebesar USD 40 juta atau setara dengan Rp 582 miliar. Untuk pemesanan tiket, Valve akan memberikan informasi lebih lanjut. (*)

Foto: Valve

Artikel Terkait
Esports
Terlibat Match Fixing, Valve Banned Omega Esports di Scene DOTA 2

Esports
Valve Tambahkan Fitur Surrender untuk Game DOTA 2

Esports
Techies Dapat Rework di Update Patch 7.31 Dota 2, Ini Berbagai Updatenya...