Sport

Komentar Klopp dan Ancelotti Jelang Final Liga Champions 2022

Tora Nodisa

Posted on May 27th 2022

Foto: Super Soccer

Liverpool dan Real Madrid akan bertemu di Final Liga Champions Eropa 2022 di Paris pada Sabtu, 28 Mei 2022. Los Blancos akan menargetkan kemenangan ke-14, sementara The Reds mengincar kemenangan piala ke-7. Kedua belah pihak telah bertemu di final tahun 2018, dengan Madrid sebagai juaranya setelah menang 3-1. Kali ini Liverpool berniat menuntut balas.

Menurut data statistik, The Reds tidak terkalahkan dalam 18 pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi (14 kali menang, 4 kali seri). Rekor tersebut terjadi setelah kekalahan 0-1 di kandang dari Inter Milan, di leg kedua babak 16 besar Liga Champions pada 8 Maret 2022. Itu merupakan satu-satunya kekalahan Liverpool dalam 34 laga terakhirnya di semua kompetisi. 

Sementara Madrid hanya memenangkan satu dari empat pertandingan liga mereka sejak merebut gelar Liga Spanyol. Madrid kalah 0-6 dari Levante, yang akhirnya terdegradasi pada 12 Mei 2022. Madrid juga kalah dari Atletico (0-1) empat hari sebelum bermain imbang di Cadiz (1-1) dan Real Betis (0-0).  

Sementara di Liga Champions sendiri, Liverpool tampil lebih baik dari Real Madrid musim ini. Liverpool menang 10 kali, seri sekali, dan kalah sekali. Sebaliknya Madrid menang delapan kali dan kalah empat kali. Secara head-to-head, Real Madrid dan Liverpool sebelumnya telah bertemu sebanyak delapan kali di kompetisi Eropa. Los Blancos meraih empat kemenangan sementara The Reds memiliki tiga kemenangan. Pertemuan terakhir berakhir imbang.

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp mengatakan kalau timnya memang berniat menutut balas. Dari jajaran pemain, mereka hampir sama dengan tim tahun 2018. "Pertama dan terpenting, mereka (Real Madrid) adalah tim kelas dunia, klub kelas dunia, dan mereka tahu bagaimana memenangkan pertandingan sepak bola," kata Klopp. 

"Pemain inti masih sama, terutama di lini tengah. Mungkin di lini belakang mereka telah banyak berubah. Di depan, Cristiano Ronaldo tidak ada di sana, tetapi Karim Benzema masih ada. Kemudian ada pemain muda Brasil (Vinicius Junior dan Rodrygo). Jadi Madrid masih tim kelas atas."

Sebaliknya, Carlo Ancelotti selaku pelatih Real Madrid tidak mau meremehkan lawan. Meski mereka pernah menang di tahun 2018, tapi prestasi tersebut tidak bisa dijadikan ukuran. Liverpool yang sekarang sangat berbahaya. 

"Apakah Liverpool akan keluar untuk membalas dendam atas kekalahan terakhir 2018 dari Madrid? itu sudah pasti. Real Madrid juga mencari balas dendam karena mereka kalah di final melawan Liverpool di final 1981. Dua tim hebat akan saling berhadapan, dan tim yang lebih berani serta berkepribadian, akan menang pada akhirnya," ungkapnya. 

"Seperti yang saya katakan, Liverpool memiliki banyak pemain berkualitas, permainan intensitas tinggi dan organisasi yang bagus. Mereka salah satu tim terbaik. Jurgen Klopp adalah pelatih yang hebat."

Prediksi pemain yang diturunkan untuk Liverpool adalah Alisson; Alexander-Arnold, Konate, Van Dijk, Robertson, Henderson, Fabinho, Keita, Salah, Mane, Luis Diaz. Pemain yang diragukan tampil adalah Thiago karena cedera achilles. Sementara dari Madrid, starting eleven yang bakal diturunkan adalah Courtois; Carvajal, der Militao, Alaba, Mendy, Kroos, Casemiro, Modric; Valverde, Benzema, Vinicius Jr. (*)

Artikel Terkait
Sport
Cukup Satu Gol, Real Madrid Juara Liga Champions Eropa 2022

Sport
Head to Head Real Madrid Vs. Liverpool di Liga Champions

Sport
Ricuh Karena Tiket Palsu dan Pembobolan Pintu Masuk Stade de France