Entertainment

Pemegang Saham Twitter Menuntut Elon Musk karena Pengaruhi Saham Perusahaan

Jingga Irawan

Posted on May 27th 2022

Para pemegang saham Twitter menggugat Elon Musk.  Gugatan tersebut ddaftarkan di pengadilan distrik federal di San Francisco pada Rabu, 25 Mei 2022. Dilansir The Verge, mereka menuduh CEO Tesla itu secara aktif memanipulasi saham perusahaan untuk keuntungan pribadi.

Mereka menyoroti perilaku Musk sejak menandatangani perjanjian pembelian dengan dewan Twitter pada 25 April. Terutama soal pernyataannya baru-baru ini yang menyatakan bahwa kesepakatan itu “tak bisa bergerak maju” tanpa informasi lebih lanjut.

“Musk membuat pernyataan, mengirim tweet, dan terlibat dalam perilaku yang disengaja menciptakan keraguan tentang kesepakatan dan mendorong saham Twitter turun secara substansial untuk menciptakan pengaruh yang diharapkan Musk dapat digunakan untuk mundur dari pembelian atau menegosiasikan kembali harga pembelian,” begitu bunyi sebagian gugatan yang ditujukan kepada Musk. 

“Seperti yang dirinci di sini, Musk terus melakukan hal ilegal, yang melanggar kode etik perusahaan California, dan bertentangan dengan persyaratan kontrak yang dia setujui dalam kesepakatan itu."

Hingga kini, tak ada kepastian dari CEO Tesla tersebut. Apakah dia membatalkan atau menegosiasikan kembali kesepakatan tersebut. Karena itu, saham Twitter menunjukkan pergerakan yang merugikan. Bahkan terus turun di bawah harga pembelian dari yang disepakati.

Saham Twitter bergerak di bawah USD 40, membuat pasar ragu bahwa kesepakatan akan terjadi senilai USD 54,20 seperti yang dijanjikan oleh Elon Musk. Ditakutkan, Musk akan menegosiasikan kembali pembelian dengan harga saham saat ini sehingga membuat para pemegang saham merugi.

Dengan adanya gugatan tersebut, para pemilik saham berharap pengadilan mengeluarkan keputusan yang berpotensi memaksa Musk untuk membeli Twitter dengan harga yang disepakati.

Ketidakpastian seputar pernyataan publik Musk telah berdampak pada banyak hal, termasuk menurunkan saham Tesla ke titik di mana Musk harus meninggalkan rencana untuk mengamankan pembiayaan melalui pinjaman terhadap kepemilikannya di perusahaan. (*)

Artikel Terkait
Tech
Beli Merchandise Tesla Sekarang Bisa Pakai Dogecoin

Tech
Elon Musk Rapat dengan Karyawan Twitter, Memangnya Bahas Apa?

Tech
1 dari 4 Pengikut Twitter Elon Musk Adalah Akun Palsu