DBL

Tampil Energik Ala Miya Mobile Legend

Honda DBL D.I. Jogjakarta Series 2018

Febi Pramesti Dewi

Posted on October 8th 2018

Sabtu (6/10), pasukan dance cewek-cewek Eleven berhasil memukau para penonton dengan konsep uniknya di gelaran Honda DBL D.I. Jogjakarta Series 2018 pada match kedua antara SMA 11 Jogja melawan SMA 2 Ngaglik. Lain dari yang lain, Eleven Dance kali ini menampilkan gaya Mobile Legend yang merupakan permainan favorit di kalangan anak muda saat ini. 

Berbalut kostum ala Miya, Eleven tampil apik dengan gerakan yang kuat dan kompak. Rachel selaku kapten tim dance (A) Eleven Dance mengaku bahwa konsep ini hanya bermula dari gurauan semata. “Awalnya karena banyak pengguna Mobile Legend dan lagi booming, kita iseng usul tema dan ternyata pelatih setuju sama konsepnya,” jelasnya.

Dengan tampilan ala Miya dan panahnya, Eleven dance menyuguhkan variasi gerak yang cukup beragam. Salah satu yang membuat penampilannya eyecatching adalah gerak berupa splitroll depan, dan radslag yang dilakukan secara kompak oleh seluruh dancer.

“Tidak bisa gerakan split, roll depan, atau semacamnya juga tidak apa-apa, tetapi diusahakan bisa,” ujar Kiara, salah satu dancer asal Eleven. Cukup menarik karena gerakan sulit yang dilakukan sangat kompak dan apik. Hal ini dikarenakan persiapan yang matang serta latihan rutin. “Kalau untuk persiapan, kita sudah latihan sejak tiga bulan yang lalu,” tutur Kiara. 

Dukungan pun banyak diterima oleh pasukan Mobile Legend ini. Aya, salah seorang suporter SMAN 11 Yogyakarta mengatakan, “Kita beri semangat mereka secara langsung maupun tidak langsung, penampilannya juga memuaskan karena kita memang lihat mereka sudah berlatih.” 

Walaupun Eleven berhasil diungguli oleh Padmawidya dengan skor akhir 11-22, harapan terus dilontarkan dari berbagai pihak, terutama bagi Eleven Dance. “Semoga dance Eleven bisa menang dan sampai ke Hongkong seperti dulu,” ujar Aya. Hal serupa juga dikatakan Kiara sebagai seorang dancer. “Semoga bisa menang dan first place¸aamiin,” tambahnya.

 

Sabtu (6/10), pasukan dance cewek-cewek Eleven berhasil memukau para penonton dengan konsep uniknya di gelaran Honda DBL D.I. Jogjakarta Series 2018 pada match kedua antara SMA 11 Jogja melawan SMA 2 Ngaglik. Lain dari yang lain, Eleven Dance kali ini menampilkan gaya Mobile Legend yang merupakan permainan favorit di kalangan anak muda saat ini. 

Berbalut kostum ala Miya, Eleven tampil apik dengan gerakan yang kuat dan kompak. Rachel selaku kapten tim dance (A) Eleven Dance mengaku bahwa konsep ini hanya bermula dari gurauan semata. “Awalnya karena banyak pengguna Mobile Legend dan lagi booming, kita iseng usul tema dan ternyata pelatih setuju sama konsepnya,” jelasnya.

Dengan tampilan ala Miya dan panahnya, Eleven dance menyuguhkan variasi gerak yang cukup beragam. Salah satu yang membuat penampilannya eyecatching adalah gerak berupa splitroll depan, dan radslag yang dilakukan secara kompak oleh seluruh dancer.

“Tidak bisa gerakan split, roll depan, atau semacamnya juga tidak apa-apa, tetapi diusahakan bisa,” ujar Kiara, salah satu dancer asal Eleven. Cukup menarik karena gerakan sulit yang dilakukan sangat kompak dan apik. Hal ini dikarenakan persiapan yang matang serta latihan rutin. “Kalau untuk persiapan, kita sudah latihan sejak tiga bulan yang lalu,” tutur Kiara. 

Dukungan pun banyak diterima oleh pasukan Mobile Legend ini. Aya, salah seorang suporter SMAN 11 Yogyakarta mengatakan, “Kita beri semangat mereka secara langsung maupun tidak langsung, penampilannya juga memuaskan karena kita memang lihat mereka sudah berlatih.” 

Walaupun Eleven berhasil diungguli oleh Padmawidya dengan skor akhir 11-22, harapan terus dilontarkan dari berbagai pihak, terutama bagi Eleven Dance. “Semoga dance Eleven bisa menang dan sampai ke Hongkong seperti dulu,” ujar Aya. Hal serupa juga dikatakan Kiara sebagai seorang dancer. “Semoga bisa menang dan first place¸aamiin,” tambahnya.

Related Articles
DBL
Patbhe Siap Jadi Jawara Grup G

DBL
Perjalanan Putra Teladan Usai di Sini

DBL
Patbhe Bantai Satu Kalasan