Interest

Bukan Hanya Sekadar Jadi Lalapan, Ini Manfaat Mentimun yang Perlu Kamu Tahu

Dwiwa

Posted on May 16th 2022

Mentimun menjadi salah satu buah yang sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Selain dijadikan lalapan, mentimun juga kerap menjadi bahan untuk membuat rujak, jus, atau hanya dimakan begitu saja. Tetapi selain rasanya yang segar, kalian tahu nggak sih kalau buah satu ini juga punya banyak manfaat?

Dilansir dari Eat This, Not That!, berikut beberapa manfaat dari mengonsumsi mentimun yang perlu kamu tahu.

1. Membantu mencegah diabetes

Menurut Harvard Health, cara terbaik untuk menghindari diabtes adalah dengan mengatur pola makan yang sehat dengan menghindari karbohidrat olahan, minuman manis, dan membatasi daging merah.  Selain pilihan makanan tersebut, penting juga untuk mulai makan lebih banyak makanan dengan indeks glikemik (IG) rendah.

IG adalah angka yang ditetapkan untuk makanan yang berbeda, mulai dari nol hingga 100. Semakin tinggi indeks glikemik suatu angka, semakin banyak gula darah seseorang akan naik setelah memakannya.  Mentimun memiliki indeks glikemik 15, menjadikannya makanan dengan IG yang relatif rendah.

Menurut Nutrition Journal makan makanan dengan IG rendah dapat membantu mengurangi resistensi insulin, yang pada gilirannya membantu mengurangi risiko diabetes tipe 2.

2. Lebih terhidrasi

Jika ingin tubuh lebih terhidrasi, mengemil beberapa irisan mentimun mungkin bisa menjadi solusi sederhana.  Meski kalian tetap harus minum air yang cukup, tetapi mentimun juga bisa menjadi salah satu sumber hidrasi yang baik.

Menurut survei populasi Prancis dan Inggris yang diterbitkan oleh Nutrients, mentimun mengandung lebih dari 95 persen air - yang berarti bahwa selain mendapatkan camilan renyah, kalian juga terhidrasi dalam proses makan mentimun.

"Mereka dapat membantu berkontribusi pada asupan cairan harian secara keseluruhan dan membuat kalian merasa terhidrasi dan tubuh berfungsi secara optimal," kata Ahli Gizi Terdaftar dan Ahli Nutrisi Bersertifikat, Kristin Gillespie.

3. Bisa menurunkan berat badan

Menambahkan mentimun ke dalam menu diet bisa menjadi salah satu cara cepat untuk menurunkan berat badan. Selain teksturnya yang renyah, dalam satu cangkir mentimun hanya mengandung 16 kalori saja loh.

Itu artinya, makanan tersebut memiliki kepadatan energi yang rendah. Menurut sebuah studi Nutrisi yang berfokus pada kepadatan energi makanan, ada hubungan antara mengonsumsi makanan dengan kepadatan energi yang lebih rendah dan penurunan berat badan.

Selain itu, karena kandungan airnya yang tinggi, mentimun sangat mengenyangkan namun tetap rendah kalori, menjadikannya camilan yang bagus untuk siapa saja yang ingin menurunkan berat badan. Apalagi jika kalian memasangkannya dengan saus sehat yang mengenyangkan, seperti hummus atau guacamole!

4. Terhindar dari sembelit

Kandungan air dan serat yang didapat dari mentimun membuat kalian terhindar dari sembelit. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di Fitoterapia dari Universitas Jadavapur, dikatakan bahwa biji mentimun, yang jumlahnya banyak, membantu mencegah sembelit. Selain itu ini juga memiliki efek pendinginan pada tubuh.

Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Pennsylvania merekomendasikan untuk menambahkan mentimun ke berbagai hidangan untuk membantu meringankan sembelit.

Meski begitu, mentimun juga dapat menghasilkan beberapa gas berlebih. Menurut UC Davis, mentimun mengandung cucurbitacin, senyawa yang ditemukan dalam buah dan sayuran lain termasuk labu, labu, dan semangka.

Cucurbitacin menghasilkan rasa pahit yang ditemukan pada mentimun, dan juga merupakan penyebab perut kembung dan gangguan pencernaan. Gejala tidak nyaman ini dapat terjadi jika kalian makan terlalu banyak mentimun sekaligus.

5. Mencegah kembung

Dengan kandungan air yang tinggi, mentimun sangat luar biasa untuk membuat kita tetap terhidrasi. Selain itu, buah ini juga bagus untuk membantu menghilangkan retensi air yang berlebihan, yang berarti kita akan terhindar dari kembung setelah makan mentimun.

"Mentimun kaya akan nutrisi spesifik yang membantu menghilangkan retensi air, peradangan, dan akhirnya kembung," kata ahli gizi Lisa Richards, penulis The Candida Diet.

Richards mengatakan mereka baik untuk sejumlah masalah perut lainnya juga. Misalnya, kandungan seratnya meningkatkan kesehatan dan pergerakan usus.(*)

Foto: Pixabay

Artikel Terkait
Interest
8 Makanan Pereda Stres, No. 5 Gampang Banget Didapat

Interest
Tuangkan Garam di Waktu yang Tepat Agar Masakanmu Lebih Lezat

Interest
Suka Ngemil Manis? 7 Cara Ini Bantu Kamu Atasi Ngidam Gula