Sport

Timnas 3x3 Indonesia Hanya Bawa Satu Perunggu dari SEA Games 2022

Tora Nodisa

Posted on May 15th 2022

Foto: indonesiabasketball.or.id 

SEA Games 2022 untuk cabang olahraga 3x3 sudah berakhir. Karena turnamennya hanya diselenggarakan dalam dua hari saja, yaitu 13 dan 14 Mei 2022. Dari cabang olahraga ini, Indonesia hanya bisa menambahkan satu medali perunggu saja. Medali tersebut disumbangkan oleh tim putri. Sedangkan tim putra harus puas berada di tempat keempat.

Tim 3x3 putri Indonesia diperkuat oleh Adelaide Callista Wongsohardjo, Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi, Kimberley Pierre-Louis, dan Nathania Clarestaa Orville. Karena menggunakan sistem round robin di babak penyisihan, maka Indonesia bertanding sebanyak enam kali. 

Tim 3x3 putri Indonesia berhasil menduduki peringkat kedua di klasemen. Karena dari enam pertandingan babak penyisihan, Indonesia hanya kalah sekali, yaitu melawan Thailand (17-20). Selebihnya, Indonesia menang dari Vietnam (19-18), Singapura (21-8), Malaysia (21-11), Filipina (21-12), dan Kamboja (21-7). 

Setelah mendapatkan peringkat yang bagus, ternyata Indonesia malah gagal menaklukkan tuan rumah, Vietnam di babak semifinal. Indonesia kalah 16-19. Dengan hasil tersebut, maka Indonesia bertemu Filipina di perebutan medali perunggu. Di fase tersebut tim 3x3 putri Indonesia menang 16-10. Ini merupakan prestasi yang cukup membanggakan, mengingat mereka tidak dibebani target tinggi di SEA Games 2022. 

Justru sebaliknya, tim 3x3 putra bisa dikatakan gagal total di SEA Games 2022. Sebab, mereka dibebani target medali emas. Namun pada akhirnya mereka pulang dengan tangan hampa, setelah kalah di semifinal dan perebutan medali perunggu. Indonesia kurang meyakinkan selama turnamen berlangsung. 

Tim 3x3 putra Indonesia menjadi salah satu unggulan di SEA Games, karena mereka merupakan peraih medali perak di edisi 2019. Bahkan secara komposisi pemain, tidak banyak berubah. Indonesia malah menambahkan Jamarr Andre Johnson untuk memperkuat tim. Sementara tiga pemain lainnya sama seperti yang diturunkan tahun 2019, yaitu Oki Wira Sanjaya, M. Sandy Ibrahim Aziz, dan Surliyadin. 

Performa tim ini saat persiapan cukup bagus. Mereka menjadi juara di turnamen 3x3 ABL di Bali. Serta mengikuti beberapa turnamen sebagai persiapan menuju SEA Games Hanoi. Namun yang justru mengejutkan adalah Indonesia kalah 15-21 dari Singapura di pertandingan pertama. 

Beruntung Jamarr Andre Johnson dan kawan-kawan bisa menang 20-19 atas Malaysia di pertandingan kedua. Di laga ketiga, Indonesia dihajar tuan rumah Vietnam dengan skor 10-22. Lalu, Indonesia berhasil membalas dendam kekalahan mereka atas Filipina. Karena di pertandingan keempat, Indonesia mampu mengalahkan Filipina dengan skor 15-13. Berbekal dua kemenangan ini, Indonesia bisa menduduki peringkat keempat di klasemen round-robin. 

Tapi tanda-tanda kebangkitan tidak segera muncul. Karena di penyisihan hari kedua, setelah menang 19-16 melawan Kamboja, Indonesia kalah 12-21 dari Thailand. Kekalahan ini membuat mental Indonesia turun. Sebab dari posisi mereka di klasemen, diketahui bahwa lawannya di semifinal adalah Vietnam. Hasilnya memang sudah bisa diprediksi bahwa Vietnam menang dari Indonesia dengan skor 21-15. 

Sementara di pertandingan perebutan medali perunggu, Indonesia kalah 10-14 dari Filipina. Indonesia tidak bisa mengulang kesuksesan mereka di babak penyisihan, sehingga harus pulang tanpa membawa medali sama sekali. Dengan kata lain, mereka gagal total dari target yang sudah dicanangkan. Dari medali emas, malah tidak mendapatkan medali sama sekali. (*)

Related Articles
Sport
Roster dan Jadwal Lengkap Timnas Basket dan 3x3 Indonesia di SEA Games 2022

Sport
Indonesia Gagal Pertahankan Piala Thomas

Sport
Tim Polo Air Putra Meraih Emas Pertama untuk Kontingen Indonesia