Current Issues

RI Disebut Tak Lagi di Kondisi Kedaruratan Covid-19, Sudah Masuk Endemi?

Dwiwa

Posted on May 11th 2022

Ada kabar baik soal pandemi Covid-19. Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengungkapkan bahwa Indonesia tidak lagi berada dalam kondisi kedaruratan dalam merespon pandemi Covid-19. Saat ini, bumi pertiwi sudah mulai bertransisi memasuki fase endemi.

“Bisa dikatakan bahwa saat ini Indonesia sudah tidak lagi berada dalam kondisi kedaruratan dalam merespon pandemi Covid-19 dan mulai bertransisi menuju fase endemi,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito dalam Konferensi Pers Perkembangan Penanganan Covid-19 di Indonesia Per 10 Mei 2022 seperti dilansir dari Antara.

Wiku menjelaskan, hal itu tercermin pada menurunnya besar efek Covid-19, seperti penurunan jumlah kasus positif, kasus aktif, keterisian rumah sakit dan angka kematian. Termasuk terhadap perilaku sosial ataupun ekonomi di tengah masyarakat saat ini.

Contohnya, pertumbuhan ekonomi yang mulai kembali meningkat sehingga angka pengangguran menurun bila melihat indeks belanja yang meningkat dan tingginya mobilitas masyarakat yang melakukan kegiatan di luar rumah.

Meski begitu, semua pihak tidak boleh lengah karena penularan Covid-19 masih terus terjadi. Beberapa negara tetangga, seperti Jepang dan Taiwan bahkan masih mengalami kenaikan kasus.

Masyarakat juga tetap diminta waspada karena kemunculan varian baru seperti BA.4 dan BA.5 di Afrika Selatan masih terjadi. Ini bisa menjadi penyebab munculnya gelombang kasus baru. Sebab, Covid-19 tidak pernah mengenal batas wilayah untuk terus menginfeksi.

Untuk bisa memasuki fase endemi, Wiku menyebut Indonesia bisa terus belajar bersama pada kondisi Covid-19, baik secara nasional maupun global.

"Masyarakat juga diharapkan bisa hidup berdampingan dengan Covid-19 seperti melakukan pembatasan aktivitas namun di saat yang bersamaan mendorong terbentuknya perilaku yang lebih sehat dan aman," katanya.

Wiku juga memastikan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) masih akan terus diberlakukan pemerintah sebagai salah satu instrumen pengendalian Covid-19 yang secara fakta terbukti mampu melandaikan kondisi kasus.

“Pengendalian beserta pengawasan akan tetap dijalankan dengan bentuk yang harus menyesuaikan dengan situasi dan kondisi terkini. Hal ini juga menjadi landasan kuat pemerintah Indonesia untuk tidak gegabah agar pertahanan yang dilakukan berbulan bulan pasca lonjakan kasus terakhir dapat bertahan dalam jangka waktu yang panjang,” ujar Wiku.

Sementara pemerintah terus melakukan evaluasi melalui PPKM, masyarakat diimbau untuk tetap menggunakan masker sebagaimana arahan dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan mendapatkan vaksinasi Covid-19 agar terlindung dari penularan virus.

Selain itu, kegiatan testing dan surveilans juga harus terus digencarkan, termasuk meningkatkan inovasi dalam ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan sebagai upaya deteksi dan pencegahan maupun pengobatan penyakit menular lainnya.

“Perlu diketahui bersama bahwa belajar dari pandemi Covid-19 dibutuhkan kerja sama pentahelix yang bersifat multi nasional dalam mencegah pandemi yang berpotensi terjadi di masa depan,” kata Wiku.(*)

Foto: Pixabay

Related Articles
Current Issues
Perketat Maskermu! Kasus Harian Covid-19 Indonesia Pecah Rekor

Current Issues
Marah Diingatkan karena Gak Pakai Masker? Mungkin Orang itu Mengalami Hal ini...

Current Issues
Ini Lima Poin Persiapan Hadapi Pandemi Covid-19 Jadi Epidemi di Indonesia