Lifestyle

4 Tips Menghadapi Kemarahan Agar Tidak Meledak dan Berujung Penyesalan

Kezia Kevina Harmoko

Posted on May 1st 2022

Menjelang Lebaran, perlu persiapan mental nih buat momen-momen silaturahmi. Kadang ada aja bebreapa orang yang hobi banget menyulut kemarahan dan bikin momen keluarga jadi kurang seru. Nah, ada beberapa tips menghadapi kemarahan buat kalian, seperti yang dilansir Psychology Today.

1. Jangan diabaikan
Emosi yang diabaikan nggak akan menyelesaikan masalah. Kalau kita mengabaikan emosi, kita justru makin nggak bisa memproses emosi secara rasional. Ujungnya bikin kita makin bingung dengan emosi sendiri.

Mengabaikan kemarahan mendorong kita buat menahan emosi tersebut. Hal tersebut bisa bikin kemarahan keluar di saat-saat kurang pas, memunculkan agresi, sinis, lebih sensitif, dan perasaan bermusuhan.

2. Kemarahan memang kadang gak rasional
Marah atau emosi apa pun kadang muncul di saat-saat yang membingungkan. Kita jadi cenderung menyalahkan diri kita atas emosi yang dirasakan. Namun, sebenarnya emosi memang gak selalu rasional. Tugas kita adalah nggak menghakimi emosi kita sendiri meski kadang nggak masuk logika. Terima perasaan kita apa pun itu, tapi perilaku yang kita ambil tetap harus rasional.

3. Perhatikan kritik dalam diri
Ketika kita merasakan kemarahan atau emosi negatif lain, kadang ada suara-suara pedas yang bikin kita merasa bersalah. Suara itu adalah inner critics. Suara ini bikin kita menganggap orang lain memandang kita buruk, menyalahkan diri karena merasa marah, membuat diri merasa lemah, dan suara-suara lain yang sebenarnya jauh dari trigger marah itu sendiri.

Nah, saat merasa marah, perhatikan apakah kita mulai dikendalikan inner critics karena hal tersebut dapat memperburuk emosi kita.

4. Beri waktu buat menenangkan diri
Ketika merasakan kemarahan yang intens, nggak ada salahnya kok buat ambil waktu buat diri sendiri. Di waktu tersebut, kita bisa mencari tahu sumber kemarahan kita, apa yang jadi trigger, apakah kemarahan berasal dari masa lalu atau masa kini, dan memvalidasi perasaan tersebut.

Kalau kamu mulai merasa kemarahanmu sangat intens dan mulai mengganggu keseharianmu, gak ada salahnya kok buat berkonsultasi ke tenaga profesional. Semangat! (*)

Gambar: Freepik

Artikel Terkait
Lifestyle
5 Langkah Membebaskan Diri dari Kemarahan dan Dendam karena Ketidakadilan

Lifestyle
4 Langkah Mengalihkan Emosi Biar Aman dari Perbuatan yang Disesali

Lifestyle
5 Tips Menghargai Emosi Tanpa Merasa Kewalahan, Biar Hidup Makin Tenang