Tech

Tiongkok Bakal Tabrak Asteroid yang Mengancam Bumi

Jingga Irawan

Posted on April 28th 2022

Badan antariksa Tiongkok berencana mengirim pesawat ruang angkasa untuk menabrak asteroid dan menggesernya ke orbit lain agar menjauh dari bumi.

Misi baru ini akan diluncurkan dalam empat tahun ke depan, dan diumumkan pada Minggu (24/5) oleh Wu Yanhua, wakil direktur Administrasi Luar Angkasa Nasional Tiongkok, menurut Global Times.

Namun, Tiongkok belum menentukan asteroid mana yang akan ditargetkan. Misi tersebut diumumkan sebagai salah satu bagian dari upaya pertahanan planet. Dalam misi ini, Tiongkok akan membuat daftar dan memantau asteroid dekat Bumi, terutama yang mungkin menimbulkan ancaman bagi planet kita.

Upaya itu akan mencakup sistem peringatan baru juga. Rencananya utamanya adalah mengidentifikasi asteroid yang mungkin mengancam Bumi, dan mengirim pesawat ruang angkasa untuk menabraknya, terakhir mengubah orbitnya. Tapi ini masih sangat awal, dan keseluruhan proyek belum disetujui secara resmi. Menurut Global Times, proyek ini sedang "sedang ditinjau untuk persetujuan.”

Kembali pada bulan Januari, sebuah buku putih yang diterbitkan oleh pejabat Tiongkok menyebutkan rencana untuk mempelajari sistem pertahanan planet, dan Oktober lalu, negara itu menjadi tuan rumah konferensi pertahanan planet.

Proyek pertahanan planet juga akan menyiapkan perangkat lunak untuk mensimulasikan dampak asteroid, dan akan menjalankan latihan tentang apa yang harus dilakukan jika terjadi potensi dampak. Sementara itu, NASA dan Badan Antariksa Eropa telah mengadakan simulasi serupa.

NASA memiliki misi pengarah asteroid sendiri, yang diluncurkan pada bulan November 2021. Tetapi agensi tersebut belum menargetkan batuan luar angkasa yang berpotensi mengancam.

Double Asteroid Redirection Test (DART) kemudian diatur untuk menuntaskan asteroid Didymos dan mencoba untuk menjatuhkan pendampingnya yang lebih kecil, Dimorphos, keluar jalur pada 26 September 2022. Data dari dampak itu dapat membantu menginformasikan upaya pertahanan planet di masa depan.

Batuan luar angkasa kecil menghantam planet kita setiap hari, menghujani Bumi dalam bentuk meteorit dan debu. Tetapi batuan yang dikhawatirkan oleh badan antariksa seperti CNSA dan NASA lebih besar. Upaya membuat katalog objek dekat bumi telah menemukan dan melacak sebagian besar asteroid besar (lebih besar dari 1 km) di sekitar kita.

Meskipun begitu, asteroid yang lebih kecil masih bisa menjadi bencana besar dan upaya untuk mengidentifikasi dan melacak bongkahan batu itu masih berlangsung. Itulah sebabnya Tiongkok, AS, dan banyak negara lain tertarik pada pertahanan planet, semua orang ingin tahu apa yang akan terjadi dan bagaimana menghentikannya ketika itu terjadi.(*)

Artikel Terkait
Tech
Robot Penjelajah Zhurong Milik Tiongkok Terlihat Bergerak Jalankan Tugas di Mars

Tech
NASA Kirim Pesawat Ruang Angkasa untuk Jelajahi Asteroid di Sekitar Jupiter

Tech
Ingin Mengangkasa? Virgin Galactic Kembali Jual Tiket Rp 6 Miliar Per Kursi