Interest

Bikin Bangga, Tim Bayucaraka ITS Sabet Tiga Juara Sekaligus di Singapura

Dwiwa

Posted on April 19th 2022


Tim Soeromiber Bayucaraka ITS saat menerima medali Judge’s Commendation Award di SAFMC 2022

Prestasi membanggakan di kancah internasional berhasil diboyong oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Kali ini, tim robot terbang Bayucaraka ITS berhasil meraih tiga gelar juara sekaligus dalam ajang Singapore Amazing Flying Machine Competition (SAFMC) 2022. Acara ini diselenggarakan oleh Defence Science Organization (DSO) National Laboratories and Science Centre yang bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan Singapura.

Dilansir dari ITS News, Dosen pembimbing tim Bayucaraka ITS Atar Fuady Babgei ST MSc menjelaskan jika SAFMC merupakan kontes robot terbang bergengsi yang diadakan dalam delapan kategori yang diikuti oleh siswa dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

“Dari berbagai kategori, ITS mengikuti dua di antaranya dan menyabet juara 2 dalam kategori Semi-Autonomous (D1), Autonomous (D2), dan Judge’s Commendation Award,” ujar Atar.

Dalam kompetisi yang diadakan di Singapore Expo tersebut, Tim Bayucaraka ITS mengirimkan divisi Vertical Take Off and Landing (VTOL) yang bernama Tim Soeromiber. Tim ini berfokus pada pengembangan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) tipe Copter yang mampu terbang dan mendarat secara vertikal. Dari 12 personel yang ada, lima orang yang diberangkatkan ke Singapura.

Atar mengungkapkan bahwa dalam kategori Semi-Autonomous (D1) tersebut Tim Bayucaraka ITS berhasil mendapatkan juara 2 dan Judge’s Commendation Award karena berhasil menampilkan performa yang menarik perhatian juri.

“ITS menjadi satu-satunya yang mendapatkan kesempatan demo dan pameran di depan Minister of Defence, universitas, dan perusahaan teknologi terkemuka di Singapura,” tuturnya bangga.

Untuk bisa meraih prestasi tersebut Tim Soeromiber juga sempat mengalami sejumlah tantangan. Dalam kategori Semi-Autonomous (D1), tantangan yang dialami adalah mengendalikan drone indoor menggunakan wearable device untuk melakukan pengiriman barang melalui serangkaian maze dan obstacle.

Dari Tim Soeromiber dibagi lagi menjadi Tim A dan Tim B pada kategori ini. Tim A maju dengan menggerakkan drone yang dikendalikan dengan gesture tangan, dan Tim B dengan menggerakkan drone menggunakan sarung tangan wearable.

Sementara tantangan pada kategori Autonomous (D2), adalah melakukan koordinasi dua atau lebih drone yang terhubung tali untuk melakukan misi pengiriman barang melalui obstacle. Tim Soeromiber Bayucaraka ITS menciptakan dua drone indoor dengan program untuk menggerakkan drone secara autonomous. Salah satu drone akan bertindak sebagai penentu jalan dan drone lainnya dapat menyesuaikan posisinya agar tetap berada di belakang sambil menyeimbangkan barang yang dibawa.


Pesawat drone yang dilombakan tim Bayucaraka dalam kategori D2 di SAFMC 2022

Serangkaian proses juga dilalui oleh Tim Soeromiber sebelum bisa bersaing di Singapura. Menurut dosen Departemen Teknik Biomedik ITS itu, tahap dalam mengikuti kompetisi ini dimulai dari seleksi administrasi, kemudian dilakukan dokumen learning journey dan video pre-challenge serta diakhiri dengan presentasi karya.

“Alhamdulillah kita bisa lolos dan diundang serta bersaing di Singapura dengan tim-tim terbaik di Asia Tenggara,” ucapnya penuh syukur.

Atar mengungkapkan ini merupakan pertama kalinya bagi Tim Bayucaraka ITS mengikuti kompetisi tahunan tersebut. Mereka pun sempat kesulitan soal dana di awal. Tetapi setelahnya mereka berhasil mendapatkan total prize yang sepadan dengan hal tersebut.

Atar juga merasa cukup puas dengan hasil yang diraih Tim Soeromiber Bayucaraka ITS pada SAFMC 2022 ini. Ia berharap Tim Bayucaraka ITS tidak hanya berpikir tentang juara dan tidak berhenti sebatas kompetisi lomba saja, namun dapat mengembangkan teknologi sebagai solusi permasalahan yang ada.

“Terlepas dari juaranya, kita mengikuti kompetisi ini untuk belajar. Saya terus berusaha meyakinkan tim untuk terus berusaha memberikan yang terbaik,” tandas Atar.(*)

Foto: ITS News

Related Articles
Interest
Dua Tim Mobil Hemat Energi ITS Juarai Kompetisi Pemrograman Internasional

Interest
Mahasiswa ITS Gagas MELON, Aplikasi Untuk Bantu Penderita Gangguan Mental

Interest
SKALASI, Aplikasi Gagasan Mahasiswa ITS untuk Optimalkan Persiapan Kerja