Entertainment

Sinar Temaram Solo: A Star Wars Story

Fidya Citra

Posted on June 1st 2018

 

Meskipun nggak se-cringey film televisi Star Wars Holiday Special yang tayang tahun 1978, namun film Solo: A Star Wars Story nyatanya belum mampu bersinar terang layaknya film spin off Star Wars pendahulunya, Rogue One (2016).

Tokoh Han Solo yang selama ini lekat dengan nama Harrison Ford harus diestafetkan kepada Alden Ehrenreich. Sementara, tokoh Lando Calrissian, sang pemilik asli Millenium Falcon diisi aktor multi-talenta asal Amerika Serikat Donald Glover. Selain itu, sosok wanita bad-ass yang berhasil bikin Han susah move on, Qi’ra diperankan oleh aktris yang sebelumnya terkenal dengan penampilannya di Game of Thrones, Emilia Clarke.

Terlalu melekatnya sosok Han ke dalam diri Harrison Ford, dan karena nggak adanya temuan-temuan baru terhadap sosok Han, bikin Han gagal jadi primadona dalam filmnya sendiri. Di film ini sosok Qi’ra lah yang justru sukses mengejutkan penonton.

Di awal film sosok Qi’ra adalah partner Han untuk melarikan diri dari Corellia. Gagal melarikan diri bersama-sama, Han melanjutkan hidupnya sebagai seorang penyelundup. Di saat yang sama rupanya Qi’ra hidup dengan seorang penjahat bernama Dryden Vos. Dari situ, setiap langkah yang dipilih Qi’ra tak hentinya membuat para penonton bertanya-tanya.

Selain Qi’ra, Chewbacca juga berhasil mencuri perhatian. Kisah pertemuan pertama, laga pertama, hingga momen pertama kalinya Han menyebutnya dengan nama “Chewie” membuat kita bernostalgia masa-masa indah duo Chewie dan Han. Romantisme Chewie dan Han dalam film ini rasanya sedikit mampu mengobati luka saat melihat duo ini harus terpisahkan di film Star Wars: The Force Awakens (2015).

Kurang menonjolnya Han Solo di filmnya sendiri, tidak hanya menjadi satu-satunya faktor temaramnya sinar Solo: A Star Wars Story. Pemilihan bulan rilis yang terlalu dekat dengan penayangan Avenger: Infinity War dan Deadpool 2, serta jeda yang terlalu singkat antara film Han Solo dengan film Star Wars: The Last Jedi (2017), usut punya usut turut menjadi andil.

Pada akhirnya film Solo: A Star Wars Story bukan lah film yang buruk seada-adanya, namun juga bukan film yang menakjubkan. Film ini masuk ke golongan oke, soalnya kamu akan menemukan beberapa jawaban seperti: darimana nama Han Solo berasal, bagaimana pertemuan pertama Chewbacca dengan Han. Namun selebihnya nggak ada hal-hal baru yang begitu esensial kayak di film Rogue One (2016). 

Related Articles
Entertainment
Legenda Baru di Star Wars: The Rise of Skywalker

Entertainment
Setelah Rise of Skywalker, Star Wars Hiatus karena Series Disney+

Entertainment
Ini Karakter yang Diperankan Ed Sheeran di ‘Star Wars: The Rise of Skywalker’