Tech

Android Sering Terasa Sangat Panas? Ini Mungkin Penyebabnya

Dwiwa

Posted on April 17th 2022

Semenjak pandemi kita jadi semakin ketergantungan dengan ponsel, entah untuk bekerja, bersantai, atau tetap terhubung dengan teman dan keluarga. Karena sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, kita sering merasa frustasi ketika ada yang tidak beres dengan perangkat ini.

Memang wajar jika ponsel rusak dan terkadang berhenti berfungsi saat sudah usang. Tetapi tidak jarang kalian mengalami gangguan sehari-hari yang sangat merepotkan.

Jika kalian pengguna Android dan baru-baru ini memperhatikan bahwa ponsel jadi terlalu panas, kalian tidak sendirian kok. Lalu apa penyebab dari ponsel terlalu panas?

 

Internal Prosesing Chip

Dilansir Bestlife, panasnya ponsel Android terkadang disebabkan oleh faktor internal yang diluar kendali kita. Menurut Android Authority, ponsel mungkin kepanasan karena chip internal yang dirancang oleh perusahaan bernama ARM. Baik Samsung dan Qualcomm (yang memasok chip pemrosesan untuk smartphone Android) mendasarkan prosesor andalan mereka pada chip ini.

Android Authority melaporkan bulan lalu, Samsung sebenarnya mendapat kecaman karena "pelambatan," atau memperlambat kinerja aplikasi tertentu. Menurut perusahaan, itu dilakukan untuk mencegah panas berlebih. Hal ini juga menyebabkan masalah dengan kinerja dan konsumsi daya. 

Tetapi beberapa ahli percaya bahwa ini mungkin tidak semuanya terkait dengan desain ARM, tetapi juga bisa menjadi bagian dari proses manufaktur. Sebab, Apple menggunakan desain yang sama untuk prosesor aplikasi iPhone, tetapi mereka tidak mengalami masalah.

Apple membuat chipnya berdasar pada desain ARM (tetapi memodifikasinya untuk sistem iOS dan produk iPhone), dan tidak mengalami masalah panas berlebih atau kinerja.

"Sementara itu, Qualcomm sedang mengembangkan prosesor aplikasi untuk digunakan oleh banyak produsen, mungkin mengisyaratkan pengoptimalan yang kurang efisien," lapor Android Authority. "Meskipun, kalian dapat berargumen bahwa Samsung memiliki keunggulan pengoptimalan manufaktur yang serupa dengan Apple sehingga penjelasan ini tampaknya tidak mungkin." 

 

Apakah ada solusi untuk masalah Android ini?

Menurut Android Authority, terlepas dari keributan yang dihadapi Samsung pada bulan Maret tentang pelambatan dan kinerja terbatas, tidak ada perbaikan yang jelas pada saat ini.

“Semoga Qualcomm dan Samsung akan menemukan cara yang efektif untuk menyesuaikan desain mereka untuk menyaingi efisiensi energi Apple,” kata situs tersebut.

 

Apa yang harus dilakukan jika Android memanas?

Ada beberapa langkah yang dapat kalian coba untuk mendinginkannya. Menurut AVG, Android dapat memanas jika kalian memiliki aplikasi yang sudah ketinggalan zaman, jika kalian melakukan streaming konten (seperti Netflix atau YouTube), atau jika membiarkannya terlalu lama di bawah sinar matahari.

Untuk mengembalikan Android ke suhu normal, kalian perlu menggunakan lebih sedikit daya, jadi AVG menyarankan untuk berhenti menggunakannya. Tetapi jika kalian tidak dapat meletakkan ponsel, cobalah kurangi kecerahan layar, menutup aplikasi yang tidak digunakan, dan beralih ke mode Penghemat Baterai Android.

Jika Android kepanasan saat mengisi daya, baterai, port pengisian daya, atau kabel pengisi daya mungkin sudah rusak. Masalah ini bisa diatasi dengan mengganti komponen yang berbeda untuk melihat apakah mereka memperbaiki masalah.

Melakukan restart ponsel juga dapat mengatasi sejumlah masalah tertentu. Tetapi kalian mungkin perlu mencari bantuan dari seorang profesional yang dapat mengganti baterai atau membantu menyaring potensi malware. (*)

 

Foto: Pixabay

Related Articles
Tech
Meski Komponen Sulit, Apple Kembali Jadi No. 1 di Pasar Smartphone Global

Tech
Berkat iPhone, Penjualan Smartphone 5G di Awal 2022 Geser Posisi Ponsel 4G

Tech
Kalah Bersaing dengan Brand Lain, LG Tutup Produksi Smartphone