Tech

Dyson Rilis Headphone Bluetooth Penyaring Udara, Dyson Zone

Jingga Irawan

Posted on April 10th 2022

Perusahaan peralatan rumah futuristik, Dyson, telah mengumumkan produk headphone peredam bising Bluetooth pertama yang dapat dikenakan untuk menyaring udara. Benda tersebut ditujukan bagi penduduk kota yang ingin menghindari udara tercemar.

Nggak seperti barang milik Dyson lainnya, Zone memiliki tampilan yang unik. Itu merupakan satu set headphone besar serta mewah dengan alat yang menghubungkan dari telinga ke telinga serta mulut pemakainya. Tampilan tersebut mirip seperti helm dari film science-fiction.

Benda itu bisa memberikan udara murni ke mulut dan hidung, sekaligus mengatasi polusi suara melalui teknologi peredam bising aktif.

“Polusi udara adalah masalah global, hal itu memengaruhi kita ke mana pun kita pergi. Di rumah kita, di sekolah, di tempat kerja dan saat kita bepergian, baik dengan berjalan kaki, bersepeda, atau dengan transportasi umum atau pribadi. Dyson Zone memurnikan udara yang kamu hirup saat bepergian,” kata Chief engineer Jake Dyson.

“Dan, berbeda seperti masker wajah, masker ini memberikan udara segar tanpa menyentuh wajah.”

Dyson Zone juga dilengkapi motor, kipas kompresor, dan filter dua lapis pemurni udara di setiap cup telinga. Udara ditarik melalui filter yang bisa membersihkan 99 persen partikel sekecil 0,1 mikron, termasuk serbuk sari, bakteri dan debu, serta polutan gas seperti belerang atau nitrogen dioksida.

Udara yang disaring kemudian didorong di sepanjang bagian dalam pelindung, berada tepat di depan mulut dan hidung tanpa melakukan kontak dengan kulit, yang kemudian menciptakan kantong udara bersih bagi pemakainya untuk bernapas.

Headphone tersebut juga memiliki sensor yang mendeteksi seberapa cepat pemakainya bergerak, dan secara otomatis menyesuaikan aliran udara.

Sementara itu, sensor kualitas udara di cup telinga kiri bisa memantau tingkat polusi yang mengirimkan data ke aplikasi di HP kalian dan memberi tahu kalian kapan harus mengganti filter. Filter tersebut bisa bertahan selama sekitar 12 bulan penggunaan di Eropa. Namun bisa kurang di lingkungan yang lebih tercemar.

Baterai headphone bisa bertahan hingga 4,5 jam pada tingkat penggunaan rendah atau maksimum 90 menit, yang dimaksudkan hanya untuk digunakan dalam waktu singkat. Benda itu juga bisa bertahan hingga 40 jam saat digunakan seperti headphone biasa. Baterainya bisa cepat terisi melalui USB-C hingga 60 persen dalam 20 menit dan dapat digunakan sambil mengisi daya jika diperlukan.(*)

Foto: Dyson

Artikel Terkait
Tech
AirPods Max, Produk Headphone Baru dari Apple yang Harganya Max Banget

Current Issues
Apakah Sistem Penyaring Udara Berteknologi Tinggi Kurangi Risiko Covid di Mobil?

Lifestyle
Tiga Tips Aman untuk Mendengarkan Musik Pakai Headphone dan Earbud