Tech

Elon Musk Ingin Bikin Platform Media Sosial

Jingga Irawan

Posted on March 28th 2022

CEO Tesla Inc., Elon Musk, mengatakan dalam sebuah tweet kalau dirinya punya pemikiran serius untuk membuat platform media sosial. Menurutnya, platform yang selama ini dia gunakan, Twitter, “gagal mematuhi prinsip kebebasan berbicara.”

Twitter yang berfungsi sebagai pusat kota publik de facto, gagal mematuhi prinsip-prinsip kebebasan berbicara, secara fundamental merusak demokrasi,” tweet Musk pada Sabtu (26/3).

Dia mengatakan dalam tweet sebelumnya, pada Jum’at (25/3), bahwa “kebebasan berbicara sangat penting untuk demokrasi yang berfungsi,” dan dia mempertanyakan apakah Twitter secara taat mematuhi prinsip ini.

Tweet Elon Musk kerap mengundang kehebohan. Sejak 2018 akun media sosial Twitter Elon Musk telah menjadi bahan penyelidikan oleh Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) setelah membuat kegaduhan atas jual-beli saham dan status terkait perusahaannya.

Pekan lalu, SEC mengatakan kepada hakim bahwa tweet Elon Musk tentang Tesla akan tetap menjadi subjek yang valid untuk penyelidikan pemerintah bahkan jika pengadilan membatalkan perjanjian 2018-nya dengan SEC.

Musk berusaha untuk mengakhiri pengawasan oleh SEC atas posting-an Twitter-nya, mengklaim kalau perjanjian itu digunakan untuk menahan haknya dalam kebebasan berpendapat. Dia juga meminta pengadilan memblokir permintaan dari SEC untuk dokumen yang berkaitan dengan ulasan tweet-nya.

Di bawah perjanjian penyelesaian SEC, lembaga tersebut akan mendistribusikan dana dari perusahaan Elon Musk kepada investor yang kehilangan uang membeli saham Tesla usai Elon Musk mengklaim di Twitter bahwa dia berpikir untuk mengubah perusahaan menjadi berstatus publik.(*)

Artikel Terkait
Tech
Twitter Sepakat Menjual Perusahaan ke Elon Musk Rp 635 Triliun

Tech
Twitter Tak Akan Biarkan Elon Musk ‘Hit and Run’ dari Rencana Akusisi

Tech
Twitter Resmi Dibeli Elon Musk, Para Petingginya Langsung Dipecat