Entertainment

Punya Wajah Lebih Ngeri, Joker Versi ‘The Batman’ Berdasarkan DC Comics Mana?

Jingga Irawan

Posted on March 26th 2022

Deleted Scene dalam The Batman menampilkan sosok Joker dengan visual yang cukup berbeda dari karakter yang sama dalam beberapa tahun terakhir.

Barry Keoghan adalah aktor terbaru yang memerankan Joker, tetapi adegan The Batman yang dihapus itu nggak pernah sepenuhnya menunjukkan wajah Joker versi Barry. Dia justru ditampilkan secara blur di belakang kaca, dari dekat atau dari sisi belakang.

Meskipun begitu, pandangannya sekilas bisa memberi gambaran penonton kalau wajahnya jauh lebih mengerikan dari apa yang kalian bayangkan.

Meskipun Joker di The Batman memiliki rambut hijau, ia juga memiliki kulit yang rusak, tak seperti Joker pada umumnya di layar lebar. Dia juga nggak memakai riasan putih. Dan yang paling menonjol, mulutnya melepuh dipenuhi dengan gigi miring. Versi Joker itu nggak pernah terlihat di film Batman sebelumnya, tetapi asal-usulnya kemungkinan telah dipengaruhi oleh salah satu komik DC.

Joker versi Batman memiliki kemiripan visual dengan komik DC standalone graphic novel, Joker. Ditulis Brian Azzarello dan diilustrasikan oleh Lee Bermejo, komik 2008 itu menggambarkan versi musuh Batman yang sangat mengerikan.

Dengan wajah yang lapuk, gigi membusuk, dan bekas luka yang secara permanen menarik mulutnya untuk tersenyum (bahkan lebih lebar dari versi Heath Ledger di The Dark Knight), desain mencolok Bermejo memberi Joker perubahan khas yang tampaknya diadaptasi untuk The Batman.

Pengaruh Komik untuk The Batman

Desain mengerikan dari Joker dalam komik DC cocok dengan lika-liku ceritanya juga. Dalam komik DC, setelah dirilis dari Arkham Asylum, Joker bersiap untuk merebut kembali Kota Gotham. Memulai pembunuhan brutal, Joker menunjukkan Clown Prince of Crime tanpa ampun, impulsif, dan nggak mudah goyah.

Contoh meresahkan dari kekejaman Joker termasuk menghilangkan kulit seseorang dan melakukan pemerkosaan. Sementara film Batman sebelumnya secara rutin menunjukkan Joker sebagai psikopat pembunuh, mereka nggak pernah bertindak sejauh itu.

Jika The Batman 2 atau spin-off Arkham Asylum terus mengambil inspirasi dari Azzarello dan Joker versi Bermejo, maka tindakannya kemungkinan akan sama kejamnya. Kisahnya juga akan sesuai dengan tema The Batman. Meskipun Joker versi Barry belum sepenuhnya terbentuk, tetapi penahanan karakternya di Arkham menunjukkan kalau dia sudah melakukan banyak catatan kriminal.

Desain Bermejo bukan satu-satunya pengaruh pada Joker versi The Batman. Matt Reeves juga mengambil inspirasi dari karakter Conrad Veidt dalam film tahun 1928 The Man Who Laughs (yang merupakan pengaruh utama pada asal-usul penjahat komik DC). Pengaruh lainnya adalah The Elephant Man karya David Lynch, dengan senyum bekas luka Joker akibat penyakit bawaan.

Sutradara The Batman, Matt Reeves, belum berkomitmen penuh pada Joker yang muncul di The Batman 2 tetapi ketika itu terungkap, Joker versi Barry akan menjadi penjahat terkejam untuk Batman versi Robert Pattinson.(*)

Artikel Terkait
Entertainment
Deleted Scene ‘The Batman’ Pamerkan Akting Barry Keoghan Sebagai Joker

Entertainment
‘The Batman’ Bakal Jadi Film Batman dengan Durasi Terpanjang

Entertainment
Warner Bros. Sibuk Pilih Dua Adegan dalam 'The Batman', Ada Karakter Baru?