Interest

Lagi Banyak Tekanan dan Stres? Coba Cara Ini untuk Mengatasinya

Dwiwa

Posted on March 19th 2022

Hidup kita hampir tidak pernah lepas dari tekanan. Apalagi semenjak pandemi Covid-19, pekerjaan jarak jauh membuat stres, sekolah online membuat stres, bahkan menonton berita membuat stres.

Tidak jarang, kegiatan sehari-hari yang sederhana seperti merawat hewan peliharaan, mencari tempat parkir, berurusan dengan keluarga, duduk di sebelah pria yang bersin di kedai kopi, melihat diri sendiri di cermin, hingga memilih pakaian yang dikenakan bisa membuat stres, bahkan sebelum pandemi.

Stres sendiri ada berbagai macam, bisa akut, kronis, atau episodik dan tidak selalu buruk. Tetapi ketika kita kewalahan dengan faktor stres, itu dapat memengaruhi tubuh.

Tidak hanya berdampak pada kesehatan mental kita, stres juga dapat menyebabkan efek samping fisik seperti penurunan berat badan dan insomnia. Dilansir Eat This, Not That!, Dr. Anisha Patel-Dunn, D.O. dan Chief Medical Officer di LifeStance Health menjelaskan jika stres bisa disebabkan oleh (tetapi tidak terbatas pada) masalah pekerjaan, kesulitan keuangan, atau masalah hubungan.

Tekanan-tekanan yang kita dapat akan berpengaruh pada tubuh kita. Jika berlangsung dalam jangka waktu lama, bisa berdampak buruk pada tubuh.

"Stres yang intens dapat meningkatkan kadar kortisol dalam tubuh yang dapat menyebabkan berbagai kondisi fisik. Efek jangka panjang dari stres kronis dapat berkisar dari perubahan berat badan hingga depresi hingga gangguan kecemasan," kata Patel-Dunn.

Stres sendiri sebenarnya memiliki tanda-tanda yang bisa dikenali. Mengenali tanda-tanda stres ini akan sangat berguna bagi kita dalam mencari cara terbaik untuk mengatasi stres.

Patel-Dunn menjelaskan jika tanda-tanda stres kronis termasuk lekas marah yang ekstrem, perubahan nafsu makan, harga diri rendah, insomnia, kesulitan berkonsentrasi. Jika kalian mengalami salah satu dari ini, segera pelajari cara mengatasi stres.

Ada beberapa cara yang bisa kalian lakukan untuk menghadapi stres. Dua di antaranya yang paling efektif adalah mengubah gaya hidup dan meluangkan waktu untuk merawat diri.

"Mengidentifikasi area dalam hidup kita yang mungkin berkontribusi pada peningkatan tingkat stres dan membuat rencana untuk membuat perubahan adalah langkah penting. Terkadang, situasi dan peristiwa yang membuat stres berada di luar kendali kita, tetapi kita masih dapat mengembangkan teknik koping yang sehat untuk menghadapi situasi ini. Jika kalian tidak yakin harus mulai dari mana, bekerja dengan terapis berlisensi dapat membantu," katanya.

Selain itu, Patel-Dunn menyarankan agar kita memberi waktu istirahat untuk diri sendiri, bahkan jika hanya sepuluh menit. Waktu istirahat itu bisa kalian manfaatkan untuk berlatih meditasi, berjalan-jalan atau mendengarkan podcast favorit. Cara-cara ini dapat menjadi alat yang berguna untuk mengelola stres.

 

Foto: Pixabay

Artikel Terkait
Lifestyle
Catat! Ini Tanda-Tanda Terlalu Stres yang Harus Kamu Tahu

Lifestyle
6 Langkah Menghadapi Tekanan Akademis biar Tetap Bisa Tampil Maksimal

Interest
Stres Mungkin Musuh Terburuk untuk Jantung Kita