Interest

Inovatif, Mahasiswa ITS Manfaatkan Limbah Rumen Jadi Energi Listrik Alternatif

Dwiwa

Posted on March 17th 2022


Zel Andesra saat melakukan pengujian efektivitas mikroba limbah rumen dalam menghasilkan energi listrik

Selama ini, limbah rumen dari rumah pemotongan hewan belum dimanfaatkan dengan baik sehingga sering dibuang begitu saja dan mengakibatkan pencemaran lingkungan. Hal ini rupanya membuat mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memiliki ide untuk memanfaatkan limbah rumen cair sebagai alternatif energi listrik bagi masyarakat.

Dilansir dari situs resmi ITS, inovasi itu muncul dari Zel Andesra, mahasiswa Departemen Teknik Kimia Industri ITS. Dia menjelaskan bahwa di Indonesia, pemanfaatan limbah rumen saat ini masih sebatas sebagai bioaktivator atau pakan ternak yang diolah kembali.

“Padahal menurut penelitian kami, ternyata limbah rumen cair tersebut dapat menjadi energi listrik alternatif,” tutur Zel, sapaan akrabnya.

Limbah rumen memiliki banyak kandungan mikroba. Hal tersebut kemudian dianalisis Zel untuk melihat seberapa efektif mikroba didalamnya dalam menghasilkan listrik. Dengan mengetahui kandungan pH serta COD (chemical oxygen demand) pada limbah rumen, dapat ditentukan bahwa limbah tersebut dapat memunculkan energi listrik.

Saat ini, energi batu bara masih menjadi tumpuan bagi pembangkit listrik. Dengan memanfaatkan limbah rumen, ini cukup membantu pasokan energi listrik di peternakan suatu kawasan.

“Dengan kerja sama para peternak, bukan mustahil kebutuhan listrik sehari-hari mereka bisa terpenuhi hanya dengan inovasi ini,” ungkap mahasiswa asal Sumatera Barat ini dengan optimis.

Berkat ide kreatifnya, Zel berhasil meraih juara kedua dalam Kompetisi Paper Skullers Insight ITB 2022. Persiapan yang hanya sebentar dan kesulitan dalam melakukan penelitian secara mandiri tidak menyurutkan semangatnya berinovasi dalam bidang microbial fuell cells (MFCs) ini.

“Harapannya semoga penelitian ini dapat berkontribusi untuk mengurangi dampak perubahan iklim,” tutupnya.(*)

Foto: Institut Teknologi Sepupuh Nopember

Artikel Terkait
Interest
Mahasiswa ITS Rancang Waste House Untuk Sarana Pengolahan Kompos Terintegrasi

Interest
Berkat Mobil Bertenaga Tekanan Gas, Tim Spektronics ITS Sabet Emas

Interest
KKN ITS Dorong Pengomposan Sampah Organik Melalui Budidaya Cacing