Lifestyle

Ini yang Bakal Tubuh Kamu Alami Kalau Tidak Makan Karbohidrat

Dwiwa

Posted on February 17th 2022

Ada banyak sekali jenis diet yang bisa dipilih ketika seseorang ingin menurunkan berat badan. Salah satu yang cukup populer adalah menghilangkan karbohidrat dari dalam menu sehari-hari. Tetapi, bagaimana dampak dari tidak makan karbohidrat untuk tubuh?

Menurut Mayo Clinic, mengurangi karbohidrat ke dalam tubuh mengurangi tingkat energi sepanjang hari dan membuat tubuh masuk ke dalam kondisi ketosis, mekanisme utama yang mendorong diet keto. Efeknya, kalian bsia mengalami bau mulut, sembelit, sakit kepala, kram, dan banyak lainnya saat menghilangkan karbohidrat. Selain itu, banyak pelaku diet harus mencari solusi untuk mengatasi gejala ini saat menurunkan berat badan.

Dilansir Eat This, Not That!, meskipun banyak orang sudah mengantisipasi efek samping jangka pendek ini, konsekuensi jangka panjang dan tersembunyi lainnya dari menghilangkan karbohidrat dari menu sering diabaikan.

Berikut beberapa efek samping yang mungkin terjadi pada tubuh ketika kalian tidak mengonsumsi karbohidrat secara teratur.

 

1. Sakit perut dan saluran pencernaan tidak nyaman

Jika berbicara diet seimbang, asupan serat yang sehat dalam makanan harus terpenuhi. Menurut sebuah artikel yang diterbitkan dalam American Journal of Gastroenterology, serat tidak hanya menyediakan makanan yang cukup untuk membuat kita merasa kenyang sepanjang hari, tetapi juga membantu pencernaan dan menjaga saluran pencernaan.

Diet tanpa karbohirat sering menghindari kacang-kacangan, buah-buahan, dan sayuran. Itu artinya, kita seharusnya tidak berharap mendapatkan tingkat serat yang cukup dalam menu makan harian. Akibatnya, tidak makan karbohidrat biasanya dibarengi dengan sakit perut dan nyeri karena defisit fubar. Jika benar-benar ingin membatasi asupan karbohirat, pastikan kalian mengizinkan beberapa sumber makanan yang mengandung serat tinggi untuk menghindari efek samping ini.

 

2. Penyakit jantung

Sebagian dari kita mungkin berpikir jika menghilangkan makanan seperti kentang goreng dan donat dapat meningkatkan kesehatan jantung kita. Tetapi meskipun makanan berkalori kosong ini dapat menyebabkan masalah, tetapi tanpa karbohidrat hidup juga tidak mudah.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam The Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition menemukan jika tanpa karbohidrat, risiko penyakit kardiovaskuler dan aritmia dalam jangka panjang akan meningkat. Ini tentu membuat semua efek positif dari diet tanpa karbohidrat akan sia-sia. Masalah ini bisa dihindari dengan memberi tubuh jeda dan memasukkan beberapa karbohidrat ke dalam rencana makan.

 

3. Kekurangan potassium

Jika kalian hanya fokus untuk mengurangi karbohidrat dan membuang makanan yang mengandung zat tersebut, ada kemungkinan nutrisi baik lain seperti potassium atau kalium juga ikut terbuang. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition, penurunan asupan karbohidrat sejalan dengan peningkatan buang air kecil, suatu proses yang menghilangkan nutrisi tertentu dari tubuh.

Kalium menempati urutan pertama sebagai salah satu mineral utama yang hilang ketika kita mengurangi karbohidrat. Orang yang menjalani diet tanpa karbohidrat mungkin secara tidak sengaja menyebabkan masalah jangka panjang untuk diri mereka sendiri, termasuk masalah tekanan darah dan pembentukan batu ginjal, ketika asupan kalium tidak cukup.

 

4. Ketidakseimbangan vitamin

Meskipun kalian bisa menghindari terlalu banyak kehilangan kalium dari peningkatan buang air kecil saat tidak memasukkan karbohidrat dalam menu diet, ada risiko lain yang mungkin dihadapi. Selain mengeluarkan mikronutrien tertentu, kalian juga akan kesulitan mendapatkan vitamin dan mineral lainnya kecuali makan buah dan sayuran yang sarat dengan karbohidrat.

Menurut sebuah penelitian dalam The Journal of the International Society of Sports Nutrition, rencana makan yang sangat membatasi asupan karbohidrat menyebabkan kekurangan kadar vitamin B7, vitamin D, vitamin E, kromium, yodium, dan molibdenum.

Nutrisi penting tersebut memastikan agar organ berfungsi dengan baik dan menjaga kesehatan tubuh. Jika kekurangan, akan ada beberapa masalah yang muncul seperti rambut rontok, penambahan berat badan, kehilangan ingatan, dan banyak lagi.

Hindari masalah tersebut dengan memonitor makanan apa yang masuk ke tubuh dan pastikan untuk mendapatkan nutrisi penting ini jika kalian ingin makan lebih sedikit karbohidrat.

 

5. Tidur yang tidak berkualitas

Ketika berencana untuk menurunkan berat badan, sebenarnya kita secara aktif menempatkan tubuh ke dalam keadaan fungsional baru. Dengan perubahan ini, kemungkinan ada beberapa efek samping mental di samping perubahan fisiologis.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di Pediatrics, gaya hidup tanpa karbohidrat pada akhirnya menghasilkan kualitas tidur yang sangat buruk, yang memiliki ikatan kuat dengan fungsi mental yang buruk. (*)

 

Artikel Terkait
Interest
Ingin Mulai Diet? Ketahui Dulu Fakta-Fakta Karbohidrat Berikut Ini

Lifestyle
5 Tips Penurunan Berat Badan Ini Malah Bikin Kamu Cepat Tua

Lifestyle
Jangan Terkecoh, Smoothie Juga Bisa Bikin Gendut Kalau...