Tech

Sosok di Balik NFT Bored Apes Yacht Club Akhirnya Terungkap!

Jingga Irawan

Posted on February 6th 2022

Kreator di balik NFT (Non-Fungible Token) Bored Apes Yacht Club (BAYC) tak lagi menjadi misteri. Menurut laporan BuzzFeed News, mereka adalah Greg Solano dan Wylie Aronow, dua pria yang berasal dari Florida, AS. Solano merupakan seorang penulis dan editor berusia 32 tahun dengan nama samaran Gargamel, sedangkan Aronow yang berusia 35 tahun menggunakan nama Gordon Goner.

Setelah artikel BuzzFeed di-posting, keduanya kemudian menanggapi situasi dengan meme "Web2ku vs. Web3ku" di Twitter. Maskudnya, itu merupakan bandingan foto diri di dunia nyata dengan NFT atau avatar yang bisa mewakili kalian di metaverse. Baik Aronow dan Solano langsung mem-posting foto diri mereka dengan NFT Bored Apes.

BuzzFeed mengaku menemukan informasi Solano dan Aronow dengan mencari catatan bisnis publik untuk Yuga Labs, perusahaan di belakang BAYC. Ditemukan bahwa Yuga Labs memiliki alamat yang berafiliasi dengan Solano dan kemudian menemukan catatan publik lain yang menghubungkan Solano dengan Aronow. Nicole Muniz, CEO Yuga Labs mengonfirmasi kepada BuzzFeed bahwa Solano dan Aronow memang merupakan identitas asli para pendiri.

BuzzFeed bahkan menggali beberapa informasi lama di web tentang keduanya, termasuk wawancara "Readers of the Week" Aronow dengan Chicago Tribune dan kritik Solano terhadap berbagai literatur.

Wawancara dengan outlet, seperti Rolling Stone, New Yorker, dan CoinDesk, juga membantu Buzzfeed menghubungkan titik-titik antara persona duo NFT tersebut dan kisah kehidupan nyata. Keduanya bertemu saat tumbuh dewasa di Florida dan memimpikan ide BYAC dengan harapan dapat menembus dunia cryptocurrency.

Jika kalian penasaran, Aronow dan Solano bukanlah orang yang benar-benar menggambar kera antropomorfik yang terlihat sangat menarik dan terkadang modis. Seorang pria berusia 27 tahun yang menggunakan nama Seneca adalah artis utama untuk koleksi Bored Apes asli dan dikreditkan dengan menciptakan desain dasar kera. Ada juga dua pendiri BYAC yang masih belum teridentifikasi, yakni sepasang programmer bernama No Sass dan Emperor Tomato Ketchup.

BYAC saat ini telah menjual karya seni kera berupa NFT senilai jutaan dolar, bermitra dengan perusahaan seperti Adidas, dan memiliki banyak selebriti — termasuk Paris Hilton dan Jimmy Fallon — membeli NFT mereka. (*)

Foto: twitter.com/GordonGoner

Artikel Terkait
Tech
adidas Sukses Peroleh Rp 316 Miliar dari Penjualan NFT ‘Into the Metaverse’

Tech
Penjualan NFT Mencapai Rp 357,5 Triliun pada 2021

Tech
Associated Press Meluncurkan Pasar NFT untuk Foto Jurnalistik