Current Issues

Ilmuwan Identifikasi Varian Versi Siluman dari Omicron, BA.2, Apa Itu?

Dwiwa

Posted on January 27th 2022

Para ilmuwan dan pejabat kesehatan di seluruh dunia saat ini sedang mengawasi versi Covid-19 varian Omicron yang kini telah ditemukan setidaknya di 40 negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Denmark. Para ilmuwan menyebut versi virus itu sebagai BA.2.

Dilansir dari CBS News, secara luas varian itu dianggap lebih tersembunyi daripada versi asli Omicron. Sebab sifat genetik tertentu membuatnya sulit untuk dideteksi. Beberapa ilmuwan khawatir itu juga bisa menjadi lebih menular.

Tetapi mereka mengatakan masih banyak yang belum diketahui tentang hal itu. Termasuk apakah ini bisa menghindari vaksin dengan lebih baik atau menyebabkan penyakit yang lebih parah.

Sejak pertengahan November, lebih dari tiga lusin negara telah mengunggah hampir 15.000 sekuens genetik BA.2 sekuens genetik BA.2 ke GISAID, platform global untuk berbagi data virus Corona.

Mutan ini muncul jauh lebih umum di Asia dan Eropa. Di Denmark, ini menyumbang 45 persen dari semua kasus Covid-19 pada pertengahan Januari. Menurut Statens Serum Institut, angka tersebut naik dari 20 persen dua minggu sebelumnya.

Apa yang sudah diketahui tentang versi virus ini?

BA.2 memiliki banyak mutasi. Sekitar 20 di antaranya dalam protein spike  yang menempel di bagian luar virus seperti pada Omicron asli. Tetapi ini juga memiliki perubahan genetik tambahan yang tidak terlihat pada versi awal.

Menurut dr. Jeremy Luban, ahli virologi di University of Massachusetts Medical School, tidak jelas seberapa signifikan mutasi tersebut, terutama pada populasi yang telah terdapat Omicron asli.

Untuk saat ini, versi asli, yang dikenal sebagai BA.1, dan BA.2 dianggap sebagai bagian dari Omicron. Tetapi para pemimpin kesehatan global dapat memberinya nama huruf Yunani sendiri jika dianggap sebagai "variant of concern" yang signifikan secara global.

Penyebaran cepat BA.2 di beberapa wilayah menimbulkan kekhawatiran bahwa itu bisa meluas.

"Kami memiliki beberapa indikasi bahwa itu mungkin sama menularnya atau mungkin sedikit lebih menular daripada Omicron (asli) karena ia mampu bersaing dengannya di beberapa wilayah. Tapi kita belum tahu mengapa seperti itu," kata dr. Wesley Long, patologis di Houston Methodist di Texas.

Analisis awal oleh para ilmuwan di Denmark menunjukkan tidak ada perbedaan rawat inap untuk BA.2 dibandingkan dengan Omicron asli. Para ilmuwan di sana masih menyelidiki tingkat penularan versi ini dan seberapa baik vaksin saat ini bekerja melawannya. Juga tidak jelas seberapa baik perawatan akan mengatasinya.

Dokter juga belum tahu pasti apakah seseorang yang sudah terjangkit Covid-19 akibat Omicron bisa sakit lagi oleh BA.2. Tetapi mereka berharap, terutama bahwa infeksi Omicron sebelumnya dapat mengurangi keparahan penyakit jika seseorang kemudian tertular BA.2.

Kedua versi Omicron memiliki beberapa kesamaan. Menurut dr. Daniel Kuritzkes, ahli penyakit menular di Brigham and Women's Hospital, kemungkinan infeksi dengan mutan asli akan memberi perlindungan silang terhadap BA.2.

Dia menambahkan jika para ilmuwan akan melakukan tes untuk melihat apakah antibodi dari infeksi dengan Omicron asli mampu menetralkan BA.2 di laboratorium dan kemudian mengekstrapolasi dari sana.

Seberapa mengkhawatirkannya varian ini?

Sejauh ini, versi varian ini masih belum diklasifikasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Tetapi mengingat kenaikannya di beberapa negara, bagaimanapun, badan tersebut mengatakan penyelidikan BA.2 harus diprioritaskan.

Badan Keamanan Kesehatan Inggris, sementara itu, telah menetapkan BA.2 sebagai "varian yang sedang diselidiki," setelah ditemukan peningkatan jumlah yang ditemukan di Inggris dan internasional. Tetapi, versi asli Omicron tetap dominan di Inggris.

Mengapa disebut versi siluman?

Versi asli Omicron memiliki fitur genetik spesifik yang memungkinkan pejabat kesehatan untuk membedakannya dengan cepat dari Delta menggunakan tes PCR tertentu karena apa yang dikenal sebagai "kegagalan target gen S."

BA.2 tidak memiliki kekhasan genetik yang sama. Jadi pada pengujian, kata Long, BA.2 terlihat seperti Delta. Inilah yang kemudian membuatnya dijuluki sebagai "Omicron siluman".

"Bukannya tes itu tidak mendeteksinya, hanya saja tidak terlihat seperti Omicron," katanya. "Jangan sampai kesan 'Omicron siluman' artinya kita tidak bisa mendeteksinya. Semua tes PCR kita masih bisa mendeteksinya." (*)

Foto: Pixabay/Viki_B

Artikel Terkait
Current Issues
Inilah Tanda Terpapar Varian Omicron “Siluman”

Current Issues
Varian Omicron Mungkin Lebih Menular, Tetapi Vaksin Masih Memberi Harapan

Current Issues
Ilmuwan Prediksi Akan Ada Varian yang Lebih Mengkhawatirkan Setelah Omicron