Current Issues

Pfizer Mulai Uji Vaksin Covid-19 untuk Omicron pada Orang Dewasa

Dwiwa

Posted on January 26th 2022

Pfizer mulai melakukan uji coba vaksin Covid-19 yang sudah diformulasikan ulang agar dapat melawan Omicron untuk orang dewasa yang sehat. Dilansir Associated Press (AP), hal ini diungkap oleh Pfizer dan mitranya BioNTech pada Selasa (25/1).

Pembuat vaksin Covid-19 telah memperbarui suntikan mereka agar lebih cocok dengan varian Omicron yang lebih menular. Hal ini sebagai antisipasi jika otoritas kesehatan global memutuskan bahwa perubahan itu diperlukan.

Omicron lebih mungkin menyebabkan infeksi daripada varian sebelumnya bahkan pada orang yang telah divaksinasi. Namun sampai saat ini belum jelas apakah resep vaksin akan diubah.

Ada beberapa pertimbangan mengapa hal itu dilakukan. Pertama, beberapa tempat yang lebih dulu menghadapi lonjakan Omicron sudah melihat penurunan. Selain itu tidak ada cara untuk mengetahui apakah varian berikutnya yang muncul akan menyerupai Omicron atau sama sekali berbeda.

Vaksin asli masih menawarkan perlindungan yang baik terhadap penyakit parah dan kematian. Studi di AS dan di tempat lain telah memperjelas bahwa menambahkan dosis booster memperkuat perlindungan itu dan meningkatkan kemungkinan menghindari infeksi yang bahkan lebih ringan.

Hal lain yang juga jadi pertimbangan dalam memutuskan apakah vaksin perlu diperbarui adalah sebuah laporan dari AS yang dirilis Selasa lalu. Laporan ini memperkuat data dari Inggris dan Afrika Selatan bahwa infeksi Omicron menyebabkan penyakit yang kurang parah - setidaknya sebagian karena begitu banyak orang memiliki perlindungan dari vaksinasi atau infeksi sebelumnya.

Selama lonjakan Omicron, 13 persen pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit berakhir dalam perawatan intensif, dibandingkan dengan sekitar 18 persen selama dua gelombang sebelumnya. Begitu menurut data yang diperoleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS.

Namun, Kathrin Jansen, kepala penelitian vaksin Pfizer, dalam sebuah pernyataan mengatakan jika mereka menyadari perlunya bersiap jika perlindungan ini berkurang seiring waktu. Selain itu, pembaruan vaksin juga berpotensi membantu mengatasi Omicron dan varian baru di masa depan.

Studi baru yang akan dilakukan di AS akan mencakup hingga 1.420 sukarelawan berusia 18 hingga 55 tahun untuk menguji vaksin yang diperbarui berbasis Omicron sebagai booster atau untuk vaksinasi primer. Para peneliti akan memeriksa keamanan vaksin yang dimodifikasi dan bagaimana vaksin itu meningkatkan sistem kekebalan dibandingkan dengan suntikan aslinya.

Hasil studi lengkap akan memakan waktu berbulan-bulan karena sukarelawan menerima beberapa dosis vaksin. Selain itu, para peneliti juga mengukur berapa lama antibodi penangkal virus tetap berada pada tingkat tinggi setelah dosis yang disesuaikan dengan Omicron versus booster biasa.

CEO Pfizer mengatakan kepada CNBC awal bulan ini bahwa perusahaan dapat menyiapkan beberapa dosis yang cocok dengan Omicron pada awal Maret. Tetapi itu bukan berarti dosis itu akan diluncurkan ke publik.

Pfizer dan pembuat vaksin lainnya juga telah mengembangkan dan menguji dosis eksperimental agar sesuai dengan varian sebelumnya, perubahan yang pada akhirnya tidak diperlukan tetapi menawarkan praktik berharga dalam mengubah resep.

Untuk studi baru, satu kelompok yang terdiri dari sekitar 600 sukarelawan yang menerima dua dosis vaksin asli Pfizer tiga sampai enam bulan lalu akan menerima satu atau dua suntikan berbasis Omicron sebagai booster.

Sementara 600 lainnya yang telah mendapatkan tiga dosis reguler vaksin Pfizer akan diberikan dosis keempat dari vaksin reguler atau versi yang cocok dengan Omicron. Studi ini juga akan merekrut beberapa sukarelawan yang tidak divaksinasi yang akan menerima tiga dosis vaksin berbasis Omicron.

Foto: Pixabay/JFCFilms

Artikel Terkait
Current Issues
Moderna Mulai Uji Coba Vaksin Covid-19 untuk Omicron Pada Orang Dewasa

Current Issues
Studi Awal: Vaksin Covid-19 Sputnik V Lebih Ampuh Lawan Omicron Daripada Pfizer

Current Issues
Pakar Penyakit Menular AS: Tak Perlu Booster Khusus Varian untuk Melawan Omicron