Entertainment

Siapa Bilang Venom Jahat?

Nizar Fahmi

Posted on October 2nd 2018

 

Nama Venom sebagai supervillain pahlawan Marvel sepertinya menjadi sesuatu yang lagi ditunggu-tunggu belakangan ini. Gimana nggak, Venom yang diperankan oleh Tom Hardy ternyata mengusung cerita baru yang nggak ada kaitan sama sekali dengan si-rival utamanya, Spider-Man. Bahkan film yang ‘ini’ diperkirakan mengambil jalan cerita pada saat symbiote Venom belum bertemu dengan Peter Parker sama sekali lho.

Dalam film edisi 2018, symbiote memilih Eddie Brock sebagai inang pertamanya. Padahal sih kalau sesuai dengan timeline cerita Marvel, Peter Parker is the very first place that symbiote has been choosen. Kelar dari Peter, baru deh si Venom ketemu sama Eddie. Cerita itu bakal ada kalau si-Venom yang sekarang melanjutkan versi Spider-Man 3 tahun 2007 lalu ya.

Symbiote Venom menjadikan Eddie sebagai inang pada saat Eddie (yang merupakan seorang jurnalis - yang juga saingan Peter di dunia media) melakukan kunjungan ke suatu laboratorium bernama Life Foundation. Eddie mengunjungi laboratorium itu untuk mengupas tujuan Dr. Carlton Drake dalam memanfaatkan symbiote yang ternyata datang dari luar angkasa. Sang dokter dipercaya tengah mengerjakan suatu proyek yang ingin menggabungkan manusia dengan barang asing tersebut. Namun naasnya, symbiote malah masuk ke dalam tubuh Eddie Brock.  

Kalau dilihat dari trailer Venom yang udah rilis dari bulan Agustus lalu, kita bisa melihat bagaimana perjuangan sang-protagonist melawan nafsu Venom untuk berbuat jahat. Padahal bagi Eddie, kekuatan yang dia dapatkan malah bisa membantu banyak orang gengs.

Apakah ini menjadi tanda bahwa Venom bakal berada dalam pihak yang “nggak melulu jahat?”

Merujuk pada beberapa komik Marvel yang telah terbit, jawabannya IYA! Venom sering terlihat bekerjasama dengan Spidey, contohnya waktu mengalahkan symbiote lain yang bernama Carnage. Bahkan ada satu episode komik Marvel berjudul Venom: Lethal Protection pernah menceritakan Venom menjadi superhero sesaat di San Fansisco. Itu artinya Venom bisa aja kan jadi anti-hero yang gabung dengan grup superhero seperti Deadpool yang udah mulai mau kerjasama bareng beberapa pahlawan X-Men.

Keadaan itu nggak nutup kemungkinan untuk terjadi gengs. Walaupun Kevin Feige udah bilang Venom nggak punya hubungan sama sekali dengan Marvel Cinematic Universe (MCU), lain halnya dengan Co-Produser Amy Pascal. Ia menyatakan bahwa keduanya sudah terhubung semenjak Sony dan Marvel telah sepakat berkolaborasi dalam mengerjakan Spider-Man series, yaaaa...mesti ada reebot juga sih ujung-ujungnya. Karena Venom berasal dari dunia si-pahlawan-laba-laba, itu artinya ada kesempatan untuk Venom tampil bareng MCU cuy! Kalau kejadian, Venom bisa jadi power booster untuk tim Avengers nih~

Nah dalam film Venom 2018, Spider-Man versi Tom Holland juga dikabarkan bakal muncul sejenak lho. Kira-kira doi ikutan lawan musuh Venom di film tersebut nggak ya? Pasalnya musuh yang bernama Riot ini merupakan symbiote terkuat di Life Foundation.

Makin penasarankan? Sama! Apalagi film ini jadi film Marvel kelima sekaligus yang terakhir di tahun 2018! Beruntungnya kita masyarakat Indonesia, Venom bakal tayang dua hari lebih cepat dari jadwal USA. Tanggal 3 oktober mendatang, siap-siapin waktu kamu untuk lihat aksi Tom Hardy sebagai Anti-Hero ya! Cause The World Has Enough Superheroes – ucap tagline film Venom. (nzr)

 

Related Articles
Entertainment
Penampilan "Oke" Tom Hardy Sebagai Venom

Entertainment
[REVIEW] Thanos Jadi Idola, Ada Apa dengan Avengers?

Entertainment
Spider-Man Ternyata Nggak Cuma Satu!