Tech

Amazon Buka Toko Fashion Pertama Berteknologi Tinggi di AS

Jingga Irawan

Posted on January 22nd 2022

Toko pakaian pertama Amazon, yang dibuka akhir tahun ini di Los Angeles, akan menguji seberapa baik teknologinya menyatu dengan dunia fashion. Mereka punya teknologi yang nama Amazon Style. Teknologi itu mengintegrasikan aplikasi, QR code, rekomendasi pribadi, termasuk layar sentuh di ruang ganti. Semua itu bisa membantu pelanggan menentukan item pakaian yang ada di toko dan apa yang direkomendasikan.

Amazon Style akan menampilkan berbagai pakaian, sepatu, aksesori wanita dan pria dari merek milik Amazon, termasuk merek dan pilihan desainer yang saat ini dijual di Amazon.com. Toko pakaian itu akan dibuka di The Americana at Brand, sebuah kompleks perbelanjaan di Glendale, California.

“Kami percaya desain toko kami yang unik, teknologi canggih, dan kurasi yang cermat akan memudahkan pelanggan untuk mendapatkan pengalaman berbelanja yang menginspirasi, nyaman, menyenangkan, dan pada akhirnya sukses,” kata Simonia Vasen direktur pelaksana Amazon Style.

Amazon Style akan menggabungkan produk yang diinformasikan secara algoritmik dan item yang dikurasi untuk menawarkan rekomendasi selain karyawan di toko.

Toko tersebut memajang satu dari setiap item. Setiap item akan memiliki kode QR yang dapat dipindai pelanggan menggunakan aplikasi Amazon Shopping. Fungsinya untuk melihat warna tambahan, membaca ulasan, melihat rekomendasi, memesannya, atau meminta agar item dalam ukuran yang diinginkan ditempatkan di ruang ganti.

Saat ruang ganti sudah siap, pelanggan akan mendapatkan notifikasi di aplikasi dan aplikasi tersebut kemudian menjadi kunci untuk membuka ruang gantinya.

"Ini memungkinkan kita untuk menawarkan lebih banyak pilihan tanpa mengharuskan pelanggan untuk repot-repot mencari satu-persatu di rak untuk menemukan warna, ukuran, dan kecocokan yang tepat,” tambah Simonia.

"Ini seperti lemari ajaib dengan pilihan yang tampaknya tak ada habisnya.”

Di ruang ganti, pelanggan dapat menggunakan sebuah layar sentuh untuk menilai dan meminta item tambahan. Setelah semua dirasa pas, barang yang akan dibeli bisa diambil di konter checkout, dan pelanggan bisa membayar melalui aplikasi atau menggunakan fitur "Amazon One,” sebuah metode pembayaran dengan akses pengenalan telapak tangan.

Nah, jika pelanggan memutuskan tak bisa membeli semua item, item yang sudah pelanggan pindai di toko juga bisa disimpan di aplikasi.  So, pelanggan bisa mampir ke toko lain waktu. (*)

Foto: Amazon Press Release

Artikel Terkait
Tech
Amazon Akan Bayar Pelanggan Rp 140 Ribu untuk Pindai Telapak Tangan, Buat Apa?

Tech
Bahan Cetak 3D Ini Bakal Selesaikan Masalah Ukuran Baju yang Tidak Pas

Tech
‘Just Walk Out’, Belanja Canggih dan Unik Ala Amazon