Interest

Sebelum Terkenal, Merk-Merk Ini Sering Rombak Bisnisnya

Nizar Fahmi

Posted on October 1st 2018

Jatuh satu kali, bangun dua kali. Nggak peduli seberapa hebat rintangan menghadang, rasa percaya diri tuk maju harus tetap ada dalam hati ya cuy. Yakin aja kalau suatu saat kamu pasti bisa. Hal inilah yang udah dilakukan oleh beberapa merk terkenal dunia saat ini. Sering kali merombak bisnis yang dimiliki ternyata nggak menyurutkan semangat mereka untuk terus mencoba menjadi yang terbaik bagi banyak orang. Siapa saja sih daftarnya? Yuk langsung cek di bawah ini.

 

Berdiri pada tahun 1865, Nokia awalnya bukanlah sebuah perusahaan yang memproduksi handphone lho. Dulunya, Nokia sempat menjadi sebuah perusahaan kertas saat baru dibangun. Nggak cuma itu, Nokia juga pernah mengubah bisnisnya menjadi penghasil kawat telegram sampai karet gelang. Hingga di tahun 1995-an, perusahaan yang berasal dari Finlandia ini mematenkan fokusan bisnisnya menjadi penghasil telepon genggam yang dipercaya memiliki daya tahan tinggi walaupun jatuh berkali-kali. Siapa dulunya yang suka jadiin Hp Nokianya buat lempar anjing?

Didirikan oleh Lee Byung Chull pada tahun 1938, Samsung dulunya merupakan perusahaan perdagangan makanan. Berkantor di daerah Daegu, Seoul, Korea Selatan, Samsung terkenal dengan hasil produksi mie instannya cuy. Kira-kira begini "Samsung Rasa Kari Ayam", hehe. Beberapa tahun kemudian, Lee melebarkan sayap bisnisnya dengan menjadi perusahaan penghasil wol. Seolah merasa belum cukup, ditahun 1960 akhirnya Samsung masuk dalam persaingan bisnis elektronik dengan mengahsilkan televisi berlayar hitam putih. Sayangnya, saat itu Sony masih menjadi perusahaan teknologi terbaik dunia. Hal ini membuat Samsung sering dipandang sebelah mata bahkan nggak diminati sama sekali lho. Tapi kalau sekarang? Hmmmmm....siapa yang ngga mau dikasi Samsung Note 9 gratis coba.

BMW

Bavarian Motor Works atau yang dikenal dengan BMW adalah gabungan dari dua perusahaan yang sebelumnya bernama Rapp Engine Works dan Otto Aircraft Works. Dulunya, BMW merupakan sebuah perusahaan yang memproduksi segala kebutuhan pesawat terbang lho. BMW juga pernah mendukung Jerman pada saat Perang Dunia 1. Sayangnya, disaat Jerman kalah, Perjanjian Versailles melarang BMW untuk kembali memproduksi pesawat di negara Eropa. Hal itu membuat sumber pendapatan BMW hilang. Nggak putus asa, mereka beralih menjadi perusahaan yang menghasilkan sepeda motor. Walaupun sekarang BMW lebih terkenal sebagai perusahaan mobil, sepeda motor BMW masih tetap diprosuksi cuy.

Nintendo

Sebelum akhirnya menjadi perusahaan konsol game seperti sekarang, Nintendo yang merupakan perusahaan asal Jepang ini dikenal sering kali merombak bisnis yang digelutinya. Berawal menjadi perusahaan yang menciptakan permainan kartu remi, Nintendo pernah lho menjadi perusahaan yang menyediakan jasa Taxi. Nggak cuma itu aja, bisnis lainnya seperti hotel, perlengkapan kantor, penyedot debu, bahkan beras instan pun sudah dilakoni. Memang, hidup ini begitu keras, hm. Oh ya, beberapa hari yang lalu, Nintendo berulang tahun untuk usianya yang ke 129 tahun lho. Waaah selamat ulang tahun ya teman masa kecil yang memperkenalkan Super Mario Bros! :')

Nah sebelum mendapat kesuksesan, tentu bakal banyak banget prosesnya gengs. Jadi jangan cepat menyerah dengan keadaan yang ada ya. Terus aja maju dan lawan semua yang menghadang. Nikmati prosesnya~ siapa tau kamu yang jadi Presiden Indonesia ke depannya kan? Aminin gak nih? Amiiin deh~ (nzr)

 

Related Articles
Interest
Penggemar Berharap Godzilla Masuk ‘Super Smash Bros’ Sebagai Playable Character

Interest
Nintendo Labo Vehicle Kit, Buat Sendiri Perangkatmu!

Interest
Bisa Dilipat, Samsung Galaxy Fold Resmi Hadir di Indonesia