Interest

Industri Kpop Perlu Terapkan Cara Baru Jual Album yang Ramah Lingkungan

Delima Pangaribuan

Posted on January 19th 2022

Budaya beli album fisik masih terjadi di dunia Kpop sekarang, di saat musisi dari negara lain sudah beralih ke digital saja. Ini karena fans Kpop masih suka mengkoleksi album fisik. Namun, hal ini rupanya berpengaruh ke lingkungan. Sehingga mau nggak mau industri Kpop pun harus menerapkan cara menjual album yang lebih ramah lingkungan.

Seperti diberitakan AllKpop, sejumlah fans dan pelaku industri Kpop mulai menyadari dampak buruk yang ditimbulkan dari penjualan album fisik. Sebenarnya memproduksi album fisik boleh-boleh saja. Sayangnya, ada kecenderungan unik di Kpop yang bisa merusak lingkungan. Yakni memborong album.

Banyak fans yang merasa perlu membeli puluhan bahkan ratusan album. Alasannya beragam, tapi yang paling banyak adalah karena ingin mengumpulkan photocard (PC, kartu foto idol). Soalnya, biasanya PC ditaruh secara random di album fisik tersebut. Buat fans berduit, biasanya langsung beli banyak album biar dapat PC member lengkap.

Alasan terkuat kedua adalah ingin ikut event idol. Entah itu fansign atau showcase. Biasanya, agensi idol menerapkan syarat agar fans terpilih mengikuti fansign. Salah satunya dengan melihat jumlah album yang sudah dibeli. Ini membuat fans berlomba-lomba beli album fisik sebanyak mungkin.

Begitu acaranya selesai, atau begitu semua photocard terkumpul, apa yang dilakukan fans dengan album-album yang sudah mereka beli? Well, jawabannya agak bikin miris. Albumnya bakal dibuang. Yep, dibuang. Karena buat apa semuanya disimpan? Toh mereka sudah punya satu album yang bisa dikoleksi.

Hal ini menimbulkan masalah baru. Album fisik rata-rata mengandung bahan plastik yang nggak bisa diurai. Kalau asal dibuang, tentu akan menjadi limbah plastik yang merusak lingkungan. Masalah tersebut akhirnya disadari oleh pelaku industri Kpop serta fans.

Salah satu grup yang mulai mengurangi sampah plastik album fisik adalah VICTON. Mereka baru saja merilis single album Chronograph. Nah, album ini dirilis dalam dua versi: fisik dan digital. Fans bisa memilih salah satu saja. Benefit album fisik dan digital pun sama. Jadi, fans nggak perlu khawatir nggak dapat PC kalau beli album digital. Karena PC akan dikirimkan oleh agensi ke mereka.

Pengumuman rilis album digital VICTON ini mendapat apresiasi dari warganet dan fans. "Ini hal yang bagus, lingkungan harus diutamakan lebih daripada jumlah penjualan," komentar seorang warganet seperti dikutip AllKpop. Banyak juga yang berpendapat bahwa cara ini akan mengubah budaya beli album massal yang terkadang merugikan fans sendiri.

Cara VICTON ini mungkin patut ditiru juga oleh idol lain. Setuju, Kpopers Mainmain? (*)

(Foto: AllKpop)

Related Articles
Korea
Warganet Permasalahkan Maraknya Peredaran Album KPop Bertandatangan

Interest
Ramai Dibicarakan, Sebenarnya Apa Itu 'Sajaegi'?

Interest
Fans Ramai-ramai Buat Petisi Lawan RPS Fanfic dan Deepfake. Apa Itu?