Interest

Keren! Terinspirasi Elon Musk, Fendi Njau Bikin NFT Puisi Seharga Rp 4,5 Miliar

Jingga Irawan

Posted on January 18th 2022

Keberadaan Non-Fungible Tokens (NFT) semakin populer di masyarakat setelah Sultan Gustaf Al Ghozali, atau yang kerap disapa Ghozali, mendulang cuan miliaran rupiah berkat ratusan foto selfie-nya yang dipasarkan melalui platform NFT terbesar di dunia, OpenSea, laris manis.

Jajaran seniman digital di Indonesia dan masyarakat luas pun akhirnya ikut terjun memasuki dunia NFT. Salah satunya adalah Fendi Njau, yang me-listing karya-karya puisinya sebagai kategori “Puisi Para Tokoh” di OpenSea. Termasuk puisi yang terinspirasi Elon Musk seharga 100 eth (Rp 4,5 miliar).

Fendi merupakan seorang pensiunan swasta yang punya hobi mengarang puisi saat masih muda. Selama 6-7 tahun terakhir, hobi tersebut muncul kembali dalam benaknya.

Dalam kurun waktu tersebut, pria berusia 62 tahun itu berhasil membuat 8 puisi, dari total 30 puisi yang coba ia buat. Sesuai dengan label kategorinya, puisinya terinspirasi dari banyak tokoh hebat dan terkenal. Tak hanya Elon Musk.

“Karena tokoh terkenal itu kan selalu menginspirasi, apalagi kalau tokoh tersebut berkontribusi langsung di kehidupan sehari hari,” ujar Fendi pada Mainmain.id.

Setiap puisi yang ditulis oleh Fendi juga unik. Ia selalu memberi judul yang sama dengan nama tokohnya. Ada Elon Musk, Ahok, Puan Maharani hingga Presiden Joko Widodo. Huruf pertama dari puisi-puisinya juga dimulai berdasarkan urutan huruf dari setiap nama para tokoh.

Bagi Fendi, tak mudah untuk mengarang puisi tentang ‘orang besar’. Pasalnya, setiap baris puisi harus mendiskripsikan sifat dan karakter dari sosok yang bersangkutan. Sehingga puisi tersebut secara akurat bisa merepresentasikan ketokohan dari orang tersebut.

“Ada kepuasan yang saya rasakan bila bisa menyelesaikan sebuah puisi tokoh, yang bisa mendiskripsikan sifat karakter tokoh tersebut. Seolah aura atau semangat tokoh itu bisa dirasakan dengan hanya membaca puisinya,” tambahnya.

Penulisan puisi Fendi juga berkaitan dengan momen yang dialami tokoh-tokohnya. Misalnya, untuk puisi Elon Musk, ia tulis tepat pada bulan Juni tahun 2021. Saat CEO Tesla dan SpaceX itu berulang tahun yang ke-50. Sementara untuk puisi Ahok, ia buat setelah Quick Count Pilkada DKI Jakarta diumumkan tahun 2017 silam.

Untuk urusan me-listing di OpenSea dan pembuatan akun, Fendi dibantu oleh anaknya. Pasalnya, ia sendiri sudah jarang berurusan dengan teknologi. Akunnya sendiri tercatat baru dibuka pada Januari 2022.

Setiap puisinya dibanderol dengan harga yang berbeda. Yang paling mahal, terinspirasi oleh Elon Musk, diberi harga 100 eth (Rp 4,5 miliar). Untuk puisi bertajuk Puan Maharani, ia banderol 20 eth (Rp 910 juta) sementara Ahok dengan harga 10 eth (Rp 455 juta).

Nah, bagi yang tertarik untuk mengadopsi NFT milik Fendi Njau kalian bisa klik di sini.(*)

Related Articles
Tech
Gokil! Ghozali, Anak Indonesia yang Dapat Cuan Jutaan dari Jual NFT Foto Selfie

Tech
SpaceX Akan Angkut Manusia ke Mars 10 Tahun Lagi

Tech
Belum Bisa Beli Ferrari? Siap-Siap Beli NFT-nya Dulu Saja...