Current Issues

Negara-negara Ini Sudah Berikan Vaksin Covid-19 Booster untuk Remaja

Dwiwa

Posted on January 18th 2022

Para ahli telah merekomendasikan pemberian booster vaksin Covid-19 untuk menghadapi varian Omicron. Sejauh ini, mayoritas target untuk pemberian booster masih orang dewasa. Tetapi di sejumlah negara, remaja juga sudah diperbolehkan untuk mendapatkan suntikan booster.

Di Amerika Serikat misalnya. Pada awal Januari lalu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) telah merekomendasikan pemberian booster kepada remaja berusia 12 sampai 15 tahun. Vaksin booster yang digunakan adalah Pfizer-BioNTech dengan jarak suntikan ketiga minimal lima bulan setelah dosis kedua.

Pada Desember 2021, CDC juga telah memberikan rekomendasi pemberian suntikan tambahan vaksin Pfizer-BioNTech untuk remaja usia 16 tahun ke atas. Kelompok remaja usia 16 dan 17 tahun akan mendapatkan dosis ketiga jika sudah setidaknya enam bulan sejak dosis kedua.

Sementara itu Inggris baru-baru ini juga membuat keputusan serupa. Remaja berusia 16 dan 17 tahun di negara tersebut juga sudah bisa menerima vaksin booster mulai Senin (17/1). Sebenarnya Inggris sudah memberikan izin pemberian booster kepada remaja usia tersebut, tetapi hanya terbatas pada mereka yang rentan secara klinis dan paling berisiko terinfeksi.

Selain itu, BBC melaporkan Inggris juga mengizinkan pemberian vaksin booster pada remaja usia 12 hingga 15 tahun jika mereka termasuk dalam kelompok berisiko atau tinggal dengan seseorang yang memiliki gangguan kekebalan.

Reuters melaporkan, di Jerman komite vaksin pada Kamis (13/1) merekomendasikan semua anak antara usia 12 dan 17 tahun untuk mendapatkan suntikan booster. Keputusan ini diambil bersamaan dengan rekor harian infeksi virus corona yang mencapai lebih dari 81 ribu.

Standing Comitte on Vaccination (STIKO) Jerman mengatakan suntikan ketiga dari vaksin Covid-19 ini akan menggunakan vaksin BioNTech-Pfizer dan diberikan setidaknya tiga bulan setelah remaja menerima suntikan dosis kedua.

Kemudian ada juga Israel yang juga sudah memberikan booster kepada remaja berusia 16 tahun ke atas. Suntikan ketiga ini akan diberikan lima bulan setelah dosis kedua. Selain itu ada juga Hungaria yang juga telah merekomendasikan booster vaksin Covid-19 untuk remaja.

Pemberian booster sendiri direkomendasikan oleh para ahli dari negara-negara tersebut karena data menunjukkan jika perlindungan melawan Covid-19 ringan dan sedang dari vaksinasi primer menurun seiring berjalannya waktu. Ini terutama terjadi pada mereka yang sudah divaksinasi dalam jangka waktu tertentu.

Namun saat diberikan dosis ketiga, tubuh memproduksi lebih banyak antibodi. Hal ini membuat individu jadi lebih terlindungi dari serangan virus Corona.

Sementara itu di Indonesia, program vaksinasi booster baru direkomendasikan untuk orang-orang berusia 18 tahun ke atas. Sedangkan untuk remaja sampai saat ini masih belum bisa mendapatkan suntikan dosis ketiga.(*)

Pixabay/spencerbdavis1

Related Articles
Current Issues
Studi: Tanpa Booster, Vaksin Mungkin Kurang Efektif Lawan Varian Omicron

Current Issues
Israel Uji Dosis Vaksin Covid-19 Keempat, Perlukah Booster Kedua Lawan Omicron?

Current Issues
Dosis Vaksin Keempat Naikkan Antibodi, Tapi Tak Cukup Ampuh Lawan Omicron