Tech

Apa Hubungan Metaverse dengan NFT dan Crypto? Ini penjelasannya!

Jingga Irawan

Posted on January 18th 2022

Gara-gara Non-Fungible Tokens (NFT) Ghozali yang laris manis, penggunaan kata NFT dan crypto sekarang disangkut pautkan dengan berbagai hal. Mulai dari pembahasan penting di rapat pemerintah, seminar-seminar teknologi, bisnis baju hingga makanan.

Tapi sebenarnya NFT dan crypto itu punya hubungan tak terpisahkan dengan Metaverse lho!

Metaverse atau dunia digital atau virtual 3D tanpa batas yang dapat diakses semudah WWW. Di Metaverse (dunia virtual) pengguna bisa melakukan hal-hal seperti gaming, jalan-jalan, rapat OSIS atau BEM, konser hingga nge-date bareng pacar.

Kita mungkin bisa menonton dan mendengarkan sesuatu melalui internet. Misalnya ketika kalian membaca artikel ini, kalian menonton dan membaca di layar tetapi kalian tak dapat masuk ke dalamnya, tak dapat merasakannya. Sementara di Metaverse kalian bisa merasakannya dan masuk ke dalamnya.

Intinya, dunia virtual bisa mempertemukan dua individu dari lokasi berbeda di arcade virtual, menjelajahi area tersebut, dan berdiskusi bersama. Terus apa hubungannya dengan crypto dan NFT?

Metaverse dan Crypto

Seperti yang kita semua tahu crypto bekerja pada teknologi terdesentralisasi. Teknologi terdesentralisasi meningkatkan aktivitas yang tak terhitung banyaknya. Artinya, pertukaran mata uang terjadi tanpa campur tangan pihak ketiga, dengan menggunakan transaksi peer-to-peer.

Metaverse juga didasarkan pada teknologi terdesentralisasi. Pertukaran cryptocurrency sepenuhnya didasarkan pada sistem terdesentralisasi. Ini menunjukkan Metaverse dan crypto sangat erat kaitannya satu sama lain. Imajinasi dunia maya Metaverse tak mungkin dilakukan dengan crypto dan NFT.

Peran NFT di Metaverse

Teknologi NFT memberi individu kepemilikan sejati atas aset digital seperti gambar, audio, video, dan bahkan real estat di Metaverse. NFT memungkinkan individu untuk menjual, membeli, dan mentransfer dalam Metaverse atau melalui Internet.

Harga yang dibayar oleh beberapa karya seni digital untuk konsep NFT yang memberikan kepemilikan atas barang digital telah diakui oleh massa. Masih bingung?

Gini deh, karena NFT, kita sekarang bisa membeli atau menjual gambar, video musik sebagai aset digital berharga. Misalkan kalian membeli gambar melalui platform NFT. Apa gunanya gambar itu di dunia nyata? Sebenarnya nggak ada. Gambar itu nggak berguna bagi kita di dunia nyata fisik.

Tapi setelah kedatangan Metaverse, tren pasar NFT akan naik tajam. Di dunia virtual Metaverse, kalian bisa menggunakan apa pun yang kalian beli di platform NFT. Tak salah jika dikatakan bahwa segala sesuatu di Metaverse atau dunia maya akan bergantung pada NFT.

Contoh NFT dengan Metaverse

Jika kalian ingin bertemu pacar secara virtual, kalian pasti membutuhkan setangkai mawar untuknya, atau makanan khusus untuk party. Kalian bisa membeli itu semua di NFT. Di sinilah NFT beraksi. Kalian hanya perlu membelinya dari NFT Marketplaces. Sama seperti kalian membutuhkan senjata setelah memasuki Dunia Virtual PUBG. Demikian pula, tanah virtual juga harus dibeli di Metaverse dari NFT Marketplace. Jadi dengan cara ini NFT dan Metaverse terkait erat satu sama lain.

Namun, Metaverse masih dalam masa pertumbuhan. Baru sekarang teknologi yang akan menjadi dasarnya sedang dibangun. Metaverse akan mulai terbentuk ketika virtual reality berkembang, internet menjadi lebih dapat diakses secara luas di seluruh dunia, dan penggunaan blockchain secara luas. Perspektif baru ini juga sudah dibangun ke dalam inisiatif NFT.(*)

Baca Juga:

Walmart Ikut Bangun Metaverse, Punya Rencana Jual Barang Virtual

Artikel Terkait
Tech
Penjualan NFT Mencapai Rp 357,5 Triliun pada 2021

Tech
Disebut Sebagai Masa Depan Internet, Apa Itu Metaverse?

Tech
Bagaimana Gen Z Bisa Terpikat pada Cryptocurrency dan NFT?