Interest

Anak Semarang, Jangan Ngaku Coffee Addict Kalau Belum Ke Sini!

Geby Namira M

Posted on October 1st 2018

David Lynch, seorang filmmaker berkebangsaan Amerika Serikat pernah bilang: even bad coffee is better than no coffee at all. Dan tampaknya, pemikiran beliau ini secara nggak langsung diamini generasi muda masa kini. Terbukti dari kebiasaan ngopi yang menjadi umum, sehingga bikin kedai-kedai kopi menjamur.

Coba kamu lihat sekelilingmu. Ada berapa kedai kopi yang bisa kamu jumpai? Mulai dari yang berupa warkop sederhana hingga gerai hits ternama, rasanya ada hampir di setiap meter. Anehnya, nggak ada satupun dari mereka yang sepi pengunjung. Almost everyone fills their day with a cup of coffee.

Potensi pasar yang berkembang luas ini akhirnya dilirik para pelaku bisnis untuk terjun ke dalam dunia ngopi-ngopi. Bersaing menawarkan aneka biji kopi terbaik pilihan, kreasi seduhan para barista andalan, hingga tempat hang out ternyaman. Yup, the coffee industry is doing everything it can to keep up and stay fresh.  

Semarang menjadi salah satu kota besar di Indonesia yang nggak luput dari fenomena ini. Dan Tembalang yang begitu dekat dengan kehidupan mahasiswa, menjadi sasaran utama para wirausahawan untuk menggeliatkan bisnis kedai kopi kekinian. Alasannya sederhana saja. Kedai kopi adalah tempat nongkrong favorit mahasiswa dan kerap dianggap sebagai tempat datangnya inspirasi.

Nah, buat kalian yang akan pergi ke Semarang atau sudah berada di sekitaran Tembalang, coba deh cek kedai kopi favoritku ini buat referensi tempat ngerjain tugas atau tempat ngobrol-ngobrol cantikmu selanjutnya. Happy International Coffee Day!

Antara Kata Coffee

Lokasinya yang berada persis di depan Taman Tirto Agung, bikin kedai kopi yang baru dibuka setahun lalu ini mudah dijangkau. Interiornya yang bernuansa industrial, ditambah waktu operasional yang 24 jam, juga bikin betah pengunjung buat berlama-lama—apa lagi para mahasiswa yang sibuk nugas.

Tak hanya menyediakan berbagai macam kopi, mulai dari espresso, macchiato, latte, sampai manual brew, Antara Kata juga menyajikan beragam menu makanan berat. Seperti rice bowl, spaghetti dan masih banyak lagi. Nggak usah khawatir, harganya pun terjangkau untuk ukuran mahasiswa.

Menu andalan mereka, Kopi Susu Aduhay, sudah bisa kamu beli dengan harga Rp20,000,00 saja. Sementara untuk makanan berat, bisa kamu nikmati dengan harga kisaran Rp28,000,00-Rp30,000,00 saja. Kamu yang penasaran, bisa langsung cuss ke Antara Kata di Jl. Durian Raya No.65-67, Srondol Wetan, Banyumanik, Kota Semarang.

Anak Panah Kopi

Kedai kopi yang baru buka sekitar bulan Juli 2018 lalu ini, nggak pernah sepi diserbu mahasiswa. Bangunannya luas, cocok buat ngerjain tugas kelompok atau kongkow bareng teman-teman.

“Perpaduan cahaya sama desain interiornya pas banget buat foto-foto. Pelayanannya juga cukup ramah, apa lagi kalo udah kenal," kata Fikri salah satu penikmat kopi di Anak Panah.

Kalau buat aku pribadi, Anak Panah menjadi favorit karena harga makanan dan minumannya pun murah. Selain Es Gajah Maling Susu yang menjadi andalannya, ada pula Kopi Maling Susu yang bisa kamu sruput hanya dengan Rp15.000,00 aja. 

Untuk menuju ke kedai yang berlokasi di Jl. Banjarsari Selatan No.48, Tembalang, Kota Semarang ini, ada baiknya kamu menggunakan kendaraan roda dua aja. Sebab, fasilitas parkir yang disediakan nggak terlalu mendukung untuk kamu yang membawa kendaraan roda empat.

Folkafe

Kafe yang berada di Jalan Setiabudi, Banyumanik, Kota Semarang ini juga baru buka bulan Juli lalu. Seperti Anak Panah, Folkafe pun langsung menarik perhatian pengunjung. Bisa jadi, mereka tertarik dengan desain minimalis dan tema clean white yang diusung Folkafe, atau mungkin dengan minuman kopi andalan mereka, Kosuka (Kopi Susu Folka).

“Tempatnya cozy dan nggak terlalu ramai. Jadinya enak buat duduk-duduk sambil ngerjain tugas,” kata Rana salah satu mahasiswa Undip yang datang ke Folkafe.

Menurut analisaku, kondisi yang lebih ‘kondusif’ ini mungkin dipengaruhi harga menu di Folkafe yang berada di tengah-tengah. Juga menu yang cenderung western, seperti burger, spageti, fish ‘n chips,  atau wafel.

Masih sama seperti Anak Panah, lapangan parkir di Folkafe juga nggak terlalu luas. Jadi, baiknya kamu datng dengan kendaraan roda dua saja dari pada bikin penuh jalan raya dengan mobilmu.

Kedai Kopi Kulo

Mundur sedikit sebelum kedai Antara Kata, kita akan bertemu dengan kedai kopi yang sudah terkenal lebih dulu di Jakarta. Apa lagi kalau bukan Kopi Kulo.

Menurut pengakuan Indra, salah satu mahasiswa yang suka nyobain tempat-tempat ngopi baru di Semarang, Kedai Kopi Kulo ini kurang cocok kalau untuk ngerjain tugas. Tapi cocok buat sekadar nongkrong atau ngobrol aja.

Lagi-lagi baru buka bulan Juli 2018 lalu, kedai kopi yang beralamat di Jl. Durian, Banyumanik, Kota Semarang ini juga seketika ramai sama para penikmat kopi. Apa lagi, harganya hanya berkisar di antara Rp12.000,00-Rp27.000,00 aja. Varian espressonya banyak, enak-enak lagi. Seperti Avocatto Choco dan Es Kopi Keju yang mungkin belum pernah kalian temuin di kedai kopi manapun.   

Tapi karena fokus hanya sebagai penyedia minuman, kamu nggak akan bisa menemukan camilan apa lagi makanan di kedai ini. Jadi buat kamu yang lapar, silakan cari makan di luar ya!

Related Articles
Interest
Ini Dia Tradisi Ngopi di Berbagai Daerah Indonesia

Lifestyle
Girls, Kopi Juga Bisa Bantu Hilangkan Lemak Perut loh! Begini Penjelasannya

Interest
Pekerjaan Sampingan yang Cocok buat Pelajar, Bikin Uang Jajan Nambah!