Current Issues

CDC Sebut Masker Ini Paling Ampuh untuk Mencegah Penyebaran Omicron

Dwiwa

Posted on January 15th 2022

Kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia terus bertambah. Hingga Sabtu (15/1) sudah ada lebih dari 700 kasus varian dengan nama ilmiah B.1.1.529 ini ditemukan di Indonesia. Dengan semakin banyaknya kasus yang ditemukan, lalu apa yang harus kita lakukan agar tidak mudah tertular?

Masih sama seperti saat menghadapi varian virus SARS-CoV-2 lainnya, cara terbaik untuk terhindar dari Covid-19 adalah mendapat vaksinasi dan menerapkan protokol kesehatan. Tetapi untuk menghadapi varian Omicron, jenis masker yang digunakan juga memainkan peran penting.

Dilansir dari CNN, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) memperbarui rekomendasi masker untuk warga Amerika. Mereka juga mengklarifikasi bahwa jenis masker dan respirator tertentu menawarkan lebih banyak perlindungan dari virus Corona daripada yang lain.

“Masker adalah alat kesehatan masyarakat yang penting untuk mencegah penyebaran Covid-19, dan penting untuk diingat bahwa masker apa pun lebih baik daripada tidak menggunakannya,” jelas CDC dalam sebuah pernyataan.

Dalam pedoman baru ini, CDC merekomendasikan agar warga Amerika memakai masker atau repirator paling protektif yang menurut mereka pas dipakai dan akan digunakan secara konsisten.

“Beberapa masker dan respirator menawarkan tingkat perlindungan yang lebih tinggi dibanding yang lain, dan beberapa mungkin lebih sulit untuk ditoleransi atau dipakai secara konsisten daripada yang lain. Yang terpenting adalah mengenakan masker atau respirator secara benar yang nyaman bagi kita dan memberikan perlindungan yang baik,” kata pedoman tersebut.

Perlindungan paling buruk diberikan oleh masker dari kain yang longgar saat dipakai. Sedangkan masker kain berlapis yang rapat menawarkan perlindungan lebih baik. Sementara masker bedah sekali pakai yang pas, KN95 dan N95 menawarkan tingkat perlindungan tertinggi.

Dalam panduan itu, CDC mencatat bahwa masker atau respirator yang sangat protektif mungkin paling diperlukan untuk situasi berisiko tinggi tertentu, atau oleh beberapa orang yang berisiko tinggi terkena penyakit parah.

Misalnya saat merawat orang dengan covid-19, berada di transportasi umum (terutama jika lama), bekerja di tempat yang berhubungan dengan banyak orang, berada di tempat publik, serta memiliki faktor risiko untuk terkena penyakit parah seperti orang dengan gangguan sistem imun atau kondisi medis tertentu. Masker masih tidak direkomendasikan untuk anak di bawah 2 tahun.

Lalu bagaimana agar masker bisa memberikan perlindungan lebih baik terhadap Covid-19? Pertama kalian bisa menggunakan masker ganda dengan memasang masker kain di atas masker sekali pakai. Selain itu juga bisa dengan menggabungkan masker sekali pakai atau kain dengan fitter.

Selanjutnya kalian juga perlu untuk membuat simpul pada pertemuan ujung masker kain dengan tali agar lebih pas di wajah saat dipakai. Kalian bisa melipat dan menyelipkan bahan tambahan tertentu di bawah tepi masker sekali pakai. Gunakan juga masker yang talinya sampai ke belakang kepala dan leher dibanding dengan yang dicantol di telinga.

Hal yang tidak boleh diabaikan adalah, jika kalian membeli masker, terutama masker bedah, N95 atau KN95 adalah pastikan itu asli dan sudah memenuhi standar nasional atau internasional.(*)

Foto: Pixabay/k-e-k-u-l-é

Related Articles
Current Issues
Kasus Omicron di Indonesia Terus Bertambah, Saatnya Memperbarui Masker

Current Issues
Ada Varian Omicron, Apakah Masker Kain Masih Efektif? Ini Kata Ahli

Current Issues
Jangan Coba-coba Terkena Covid, Meski Sudah Divaksin