Current Issues

Belum Semua, Ini Daftar Vaksin yang Sudah Bisa Mendapat Booster di Januari

Dwiwa

Posted on January 14th 2022

Program vaksinasi Covid-19 booster alias vaksin penguat sudah dimulai pemerintah sejak 12 Januari. Presiden Joko Widodo telah menegaskan jika progam ini digratiskan untuk seluruh masyarakat Indonesia. Meski begitu, ternyata untuk Januari ini masih belum semua jenis vaksin bisa mendapatkan booster.

Untuk tahap awal, vaksin Covid-19 dosis ketiga baru akan diberikan kepada masyarakat yang mendapatkan vaksin primer Sinovac dan AstraZeneca. Dalam Surat Edaran No. HK.02.02/II/252/2022, jenis vaksin booster yang diberkan di bulan Januari 2022 juga masih terbatas.

Dalam SE tersebut, orang yang mendapatkan dosis pertama dan kedua Sinovac akan mendapatkan booster berupa setengah dosis vaksin AstraZeneca (0,25 ml) atau setengah dosis vaksin Pfizer (0,15 ml). Sementara penerima dosis primer AstraZeneca akan mendapatkan booster setengah dosis vaksin Moderna (0,25 ml) atau setengah dosis vaksin Pfizer (0,15 ml).

Sementara itu, bagi yang mendapatkan vaksin Pfizer, untuk sementara ini masih belum bisa mendapatkan booster. Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menjelaskan jika hal ini dikarenakan waktu jeda dari vaksin primer belum sampaia enam bulan.

Sementara salah satu syarat yang harus dipenuhi untuk bisa mendapatkan vaksinasi booster adalah sudah mendapatkan vaksinasi primer dosis lengkap minimal enam bulan sebelumnya. Pasalnya, vaksin Pfizer baru digunakan di Indonesia sebagai vaksin primer untuk usia 12 tahun ke atas pada pertengahan Agustus 2021 dengan rentang jarak pemberian dosis 21 hari.

Meski saat ini belum bisa, Kemenkes menjelaskan jika mereka akan mengumumkan kembali kombinasi vaksin booster untuk penerima vaksin primer Pfizer. Nantinya jenis booster yang diberikan berdasarkan ketersediaan vaksinĀ  yang ada.

Untuk saat ini, program vaksinasi booster masih diprioritaskan untuk orang-orang berusia lanjut dan yang mengalami immunocompromised atau memiliki masalah sistem imun. Pemberian booster untuk sasaran lansia ini bisa dilaksanakan serentak di seluruh kabupaten/kota.

Sementara bagi sasaran non-lansia dilaksanakan di kabupaten/kota yang sudah mencapai cakupan dosis 1 total minimal 70 persen dan cakupan dosis 1 lansia minimal 60 persen. Rencananya, vaksin booster untuk kelompok usia 18 tahun ke atas (selain lansia dan kelompok rentan) kemungkinan akan dimulai pada awal Februari mendatang.(*)

Foto: Pixabay/torstensimon

Related Articles
Current Issues
Gratis! Ini Syarat dan Cara Mendapatkan Vaksin Booster

Current Issues
Tiga Jenis Vaksin yang Diklaim Paling Ampuh Jadi Booster Sinovac

Current Issues
Sinopharm Masuk Sebagai Regimen Vaksin Booster di Indonesia