Current Issues

Makan Emas Mungkin Memiliki Manfaat untuk Kesehatan

Dwiwa

Posted on January 13th 2022

Pixabay/Lovesevenforty

Emas bukan hanya bisa dimanfaatkan sebagai aksesoris untuk mempercantik diri. Dalam beberapa kesempatan, emas juga dapat digunakan dalam makanan mewah dan makanan penutup sebagai hiasan yang menarik dan mengesankan.

Tidak hanya itu saja, beberapa orang di dunia makanan mengklaim bahwa emas juga dapat menawarkan beberapa manfaat kesehatan yang penting.

"Sejak zaman kuno, emas telah digunakan dalam pengobatan, kedokteran gigi, dan sebagai elemen dekorasi makanan," kata Ellie Marks, pendiri dan pemimpin redaksi Simply Mumma seperti dilansir dari Eat This, Not That!.

Menurut Food Republic, saat ini emas yang dapat dimakan diakui sebagai bahan tambahan makanan yang dapat diterima oleh Uni Eropa dan AS selama itu murni (berarti 22-24 karat) dan dimanipulasi menjadi bentuk yang sangat tipis dan dapat dimakan.

Tapi apa sebenarnya manfaat dari makan emas untuk tubuh ?

 

1. Emas mungkin membantu mereka yang menderita rheumatoid arthritis

Mereka yang berurusan dengan rheumatoid arthritis mungkin ingin bertanya kepada dokter mereka tentang bagaimana makan emas — dan khususnya, garam emas — dapat membantu.

Menurut sebuah studi 2015 yang diterbitkan dalam Rheumatology edisi keenam (via Science Direct), ketika digunakan pada rheumatoid arthritis kronis, garam emas dapat mencegah kerusakan lebih lanjut pada sendi yang terkena.

Para peneliti percaya bahwa akumulasi emas oleh makrofag menghambat fagositosis dan aktivitas enzim lisosom, yang dapat menekan tahap aktif penyakit rheumatoid.

 

2. Emas mungkin dapat membantu otak

Sementara para peneliti telah mencatat bahwa bahan ini telah digunakan pada abad ke-19 untuk kondisi seperti depresi, epilepsi, dan migrain, di antara masalah lainnya, sebuah penelitian modern kecil telah menunjukkan kemungkinan efek positif emas pada kemampuan kognitif.

Faktanya, Liana Werner-Gray, ahli gizi bersertifikat dan penulis buku terlaris yang mempelajari emas yang dapat dimakan, mengatakan kepada Eat This, Not That! jika beberapa peneliti kontemporer telah menyimpulkan bahwa emas yang dapat dimakan memiliki efek yang sangat positif pada struktur saraf dan otak.

Werner-Gray juga mencatat bahwa emas dapat membantu mereka yang mengalami kecemasan karena kapasitasnya untuk menghilangkan stres, memperbaiki otak, dan meningkatkan respons kekebalan tubuh terhadap stres oksidatif.

 

3. Emas mungkin membantu sistem kekebalan

Werner-Gray mengatakan beberapa studi telah dikhususkan untuk interaksi antara sel-sel sistem kekebalan dan nanopartikel emas. Sebuah studi pada 2016 melihat sifat imunologis nanopartikel emas serta penetrasi selektif nanopartikel emas ke dalam sel kekebalan dan menemukan bahwa emas mampu membantu sistem kekebalan tubuh.

 

4. Emas mungkin membantu dengan kesuburan

Sebuah laporan pada 2017 di Scientific Reports mencatat bahwa selama ribuan tahun, pendekatan tradisional India Ayurveda untuk penyembuhan melibatkan penggunaan abu emas yang dibakar, disiapkan dengan berbagai ekstrak tumbuhan dan mineral tergantung pada wilayahnya. Abu emas ini dikenal sebagai Swarna Bhasma, dan diduga bermanfaat bagi mereka yang ingin hamil.

"Swarna Bhasma membantu dalam pengobatan infertilitas pria," klaim Dr. Tabitha Cranie, MD, dari NWPH. Memang, penelitian kecil telah dilakukan untuk menguji teori tersebut, tetapi para peneliti mencatat analisis lebih lanjut perlu dilakukan.

 

Wah, lumayan banyak juga ya ternyata klaim soal manfaat makan emas. Meski begitu, ada baiknya kita lebih dulu berkonsultasi kepada ahli gizi atau dokter sebelum mulai mengonsumsi emas sebagai bagian dari diet dengan tujuan kesehatan tertentu. Tetapi jika hanya sesekali, emas yang dapat dimakan ini tergolong aman kok untuk tubuh.(*)

Related Articles
Sport
Jonatan Christie Berhasil Raih Emas di New Zealand Open 2019

Sport
Alfian M Fajri Sabet Medali Emas di Kejuaraan Dunia Panjat Tebing

Current Issues
Krisis Iklim, Bill Gates Sebut Negara Kaya Harus Beralih ke Daging Sintetis