Tech

Gara-gara Main Pokémon Go, Polisi di AS Dipecat

Jingga Irawan

Posted on January 12th 2022

Dua petugas polisi Los Angeles, AS dipecat karena mengejar Pokémon daripada mengejar kawanan perampok. Kedua polisi itu parkir di suatu area ketika panggilan radio masuk untuk petugas agar menanggapi perampokan toko.

Tetapi rekaman kamera dalam mobil menunjukkan bahwa mereka telah bermain Pokemon Go dan memilih untuk mengejar Snorlax terdekat. Dua polisi itu membantah memainkan permainan tetapi dipecat setelah penyelidikan. Rincian kasus muncul ketika dokumen terbaru tentang banding mereka ditolak.

Setelah mengabaikan panggilan radio, "selama kira-kira 20 menit berikutnya, (sebuah bukti) itu menangkap para polisi mendiskusikan Pokémon saat mereka berkendara ke lokasi yang berbeda di mana makhluk virtual tampaknya muncul di ponsel mereka,” kata dokumen itu.

Louis Lozano dan Eric Mitchell sedang berpatroli ketika department store Macy dirampok pada 2017. Kasus itu baru terungkap ketika media Axios menemukan dokumen pengadilan. Petugas lain, Kapten Davenport, yang juga mendengar panggilan itu, dapat melihat toko itu dan mobil polisi lain yang diparkir di gang terdekat.

Petugas di dekatnya tak menanggapi panggilan tersebut, jadi Kapten Davenport melakukannya sendiri, dan melihat mobil polisi lainnya mundur ke gang dan meninggalkan daerah itu.

Kedua petugas itu kemudian memberi tahu seorang sersan yang mencoba menghubungi mereka untuk memberikan keterangan bahwa mereka tak mendengar radio.

Tetapi rekaman kamera di dalam mobil mengungkapkan bahwa mereka telah membahas panggilan itu dan memutuskan untuk tak menanggapinya. Sebaliknya, lima menit kemudian, mereka terdengar berbicara tentang menangkap Pokémon.

"Petugas Eric Mitchell memperingatkan Louis Lozano bahwa 'Snorlax... baru saja muncul di 46 dan Leimert',” dokumen itu.

Kedua polisi itu kemudian pergi ke tempat tersebut untuk memulai sesi permainan dan diskusi selama 20 menit. Mereka terdengar berbicara tentang keberhasilan penangkapan Snorlax dan betapa sulitnya pertempuran dengan Togetic, Pokémon lain, itu.

"Orang-orang akan sangat cemburu," kata Petugas Eric.

Kedua petugas membantah bermain game saat bertugas, mengatakan kepada detektif penyelidik bahwa Petugas Eric Mitchell telah membacakan dengan keras dari sekelompok pemain lain yang "membual tentang skor mereka".

"Det McClanahan (hakim) memutuskan pemohon tidak jujur," kata dokumen pengadilan.

Sidang dewan berikutnya tentang pelanggaran menemukan pasangan itu bersalah karena gagal menanggapi panggilan perampokan, membuat pernyataan yang menyesatkan, gagal menanggapi radio saat dihubungi, bermain Pokémon Go saat bertugas, membuat pernyataan palsu dalam penyelidikan.

"Para pemohon mengaku meninggalkan daerah mereka untuk mencari Snorlax tetapi mereka bersikeras bahwa mereka melakukannya 'baik' sebagai bagian dari 'patroli ekstra' dan untuk 'mengejar makhluk mitos ini'," menurut pengadilan.

Perwakilan mereka berpendapat bahwa rekaman di dalam mobil tak seharusnya digunakan untuk merekam percakapan pribadi dan seharusnya tak digunakan sebagai bukti, tetapi hal itu dibantah.

Pasangan itu kemudian mengajukan keringanan ke pengadilan, di mana kasus mereka ditolak. Pengadilan banding juga menolak kasus tersebut, dengan mengatakan bahwa hak kedua mantan perwira tersebut tak dilanggar.(*)

 

Related Articles
Tech
Catat! Pokemon Go Tak Bisa Dimainkan di Perangkat Ini Mulai Oktober

Hobi
Niantic Perbaiki Fitur Mega Evolutions Pokemon Go yang Dinilai "Kemahalan"

Hobi
Sambut Landlord Go, Permainan Monopoli dengan Fitur Augmented Reality