Lifestyle

Tips Belanja Bahan Makanan Sehat Buat Kamu yang Mulai Mengubah Gaya Hidup

Dwiwa

Posted on January 11th 2022

Bagi sebagian dari kita berbelanja bisa menjadi pengalaman yang membingungkan dan menakutkan. Terutama ketika kita sedang berusaha memulai gaya hidup sehat.

Ada begitu banyak pilihan makanan di rak yang sangat menggoda. Hal ini membuat kita merasa cukup kesulitan untuk menentukan makanan yang benar-benar sehat dan mana yang sebaiknya tidak dimasukkan ke troli.

Nah, jika kalian juga masih sering mengalami kebingungan, ahli gizi yang berbasis di New York, Jillian Kubala memiliki sejumlah tips yang dibagikan di Healthline.

Sebelum berangkat
Berbelanja bahan makanan tanpa membawa daftar belanjaan bukan ide yang baik. Sebagian dari kita mungkin perlu membuat rencana tentang apa yang akan dibeli atau dimasak seminggu ke depan. Dan membawa daftar belanjaan atau menu mingguan adalah ide yang bagus agar kalian bisa tetap fokus berbelanja makanan sehat.

Lalu apa saja yang perlu dimasukkan dalam daftar belanja bahan makanan sehat? Kubala menjelaskan jika secara umum, diet yang sehat dan baik harus terdiri dari makanan utuh padat nutrisi. Dia menjelaskan jika yang dimaksud dalam hal ini adalah sayuran, buah, sumber protein seperti ikan, telur, kacang, dan biji-bijian. Makanan ini harus berada di prioritas daftar belanja.

Saat membuat daftar belanja, kalian juga bisa membaginya ke dalam beberapa bagian. Misalnya seperti sayuran non-tepung dan bertepung, buah-buahan, kacang-kacangan dan biji-bijian, protein, makanan beku, minuman, bumbu, susu dan penggantinya, dan jenis-jenis lainnya.

Cara lain bisa dengan merencanakan menu yang akan dimasak selama seminggu. Dengan begitu, bahan apa saja yang dibutuhkan untuk bisa membuat masakan ini bisa didaftar untuk kemudian dibeli.

Selain itu, jika kalian termasuk tipe orang yang malas untuk sering berbelanja, belilah bahan makanan yang tidak mudah busuk dan beku. Dengan begitu kalian bisa tetap membuat makanan dan camilan bergizi meskipun bahan segar sudah habis.

Beberapa bahan yang bisa dipilih misalnya almond, kacang mete, mentega almond alami, minyak zaitun, minyak kelapa, minyak alpukat, beras merah, gandum, pasta beras merah, buah kering tanpa pemanis, bumbu bubuk, kacang kalengan dan kering, santan, hingga produk tahan lama seperti ubi jalar, kentang, bawang bombay dan bawang putih.

Kalian juga bisa membeli bahan makanan untuk kemudian disimpan di freezer. Misalnya ayam, ikan, sosis ayam serta buah dan sayuran beku (mangga, bayam, edamame, brokoli, kacang polong).

Saat berbelanja
Saat berbelanja, ada beberapa hal yang seharusnya menjadi fokus. Pertama adalah membeli makanan utuh yang padat nutrisi. Kemudian belanjalah berdasar daftar belanjaan atau rencana makan mingguan.

Selain itu, hindari membeli makanan hanya berdasarkan kemasannya. Bacalah label gizi dan daftar komposisi yang ada pada kemasan. Terakhir berpegang pada rencana dan berusaha untuk menghindari pembelian impulsif.

Untuk menghindari berbelanja makanan secara impulsif, Kubala menyarankan agar kita berangkat tidak dalam keadaan lapar. Selain itu, saat sudah tiba di toko kalian bisa berkeliling atau fokus di satu sudut yang menyediakan buah-buahan segar, sayuran, protein, dan bahan mudah rusak lainnya.

Kalian tetap boleh berkeliling dari satu lorong ke lorong lain. Tetapi yang perlu diingat, tetaplah fokus untuk memilih makanan sehat dan menghindari makanan olahan. Mulailah mengisi troli dengan buah-buahan, sayuran, protein, dan bahan mudah rusak lainnya, kemudian pindah ke lorong untuk bahan seperti kacang-kacangan, biji-bijian, dan makanan kaleng.

Jangan lupa juga untuk membaca label makanan yang tertera di kemasan. Tidak hanya sekadar tanggal kadaluarsa, kalian juga perlu untuk memerika komposisi dan kandungan gizi yang ada dalam makanan kemasan. Misalnya berapa banyak total kalori per sajian, lemak hingga kandungan natrium.

Kandungan gizi yang mungkin perlu lebih diperhatikan adalah kandungan gula tambahan dari suatu makanan. Sebab, konsusmi gula tambahan terlalu banyak dapat membahayakan kesehatan secara keseluruhan dan meningkatkan risiko terkena penyakit jantung, gangguan kesehatan mental dan diabetes tipe 2.

Ketika kalian berbelanja makanan yang biasanya mengandung gula tambahan, misalnya granola atau sereal, Kubala menyarankan untuk memilih produk yang mengandung kurang dari 6 gram (1,5 sendok teh) gula tambahan per sajian.

Tidak terlalu sulit bukan? Cobalah untuk mulai menerapkan tips di atas ketika akan berbelanja bahan makanan minggu ini dan tanpa sadar kalian akan jago dalam berbelanja makanan sehat. Selamat mencoba. (*)

Foto: Pixabay/Alexas_Foto

Related Articles
Lifestyle
Normalnya, Seberapa Sering Sih Harusnya Kita BAB?

Lifestyle
Diet Populer Ini Ternyata Buruk Bagi Kesehatan, Ada yang Pernah Ikutan?

Lifestyle
Berusia 20-an? Hal Ini Wajib Kalian Lakukan Agar Tetap Fit Saat Tua