Current Issues

5 Vaksin Booster Covid-19 Dapat Izin BPOM, Apa Saja?

Dwiwa

Posted on January 10th 2022

Pixabay/HamzaBabar

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi memberikan izin penggunaan darurat (EUA) kepada lima vaksin booster alias vaksin penguat yang akan digunakan di Indonesia. Kelima jenis vaksin itu adalah Pfizer, Moderna, AstraZeneca, CoronaVac, dan Zifivax.

Untuk jenis vaksin yang mendapatkan EUA kali ini, Kepala BPOM Penny K Lukito dalam konferensi pers pada Senin (10/1) menjelaskan jika itu akan digunakan untuk program vaksinasi booster homologous dan heterologous.

Homologous artinya pemberian dosis 1-3 dari jenis vaksin yang sama. Sementara heterologous berarti dosis ketiga berbeda dengan vaksin yang sudah diberikan pada dosis satu dan dua.

Penny menjelaskan jika vaksin CoronaVac, Pfizer, AstraZeneca akan digunakan untuk program homologous. Sementara Zifivax untuk heterologous dan Moderna untuk homologous dan heterologous. Vaksin CoronaVac yang digunakan adalah yang diproduksi PT Bio Farma (Persero) yang menggunakan bahan baku vaksin Sinovac.

Untuk pemberiannya, vaksin CoronaVac dan Pfizer akan diberikan sebanyak satu dosis untuk usia 18 tahun ke atas enam bulan setelah mereka mendapatkan vaksinasi primer lengkap. Kemudian AstraZeneca juga akan diberikan satu dosis kepada usia 18 tahun ke atas.

Sementara Moderna akan diberikan sebagai booster heterologous dengan dosis setengah untuk yang mendapatkan vaksinasi primer lengkap Pfizer, Johnson & Johnson, dan AstraZeneca. Disebutkan jika booster ini dapat meningkatkan imunitas hingga 13 kali pada subjek 18 tahun ke atas.

Kemudian Zifivax akan menjadi booster heterologous untuk individu yang mendapatkan vaksin primer Sinovac dan Sinopharm. Dijelaskan jika pemberian dosis ketiga ini akan diberikan 6 bulan setelah vaksinasi primer lengkap dan dapat meningkatkan antibodi sampai lebih dari 30 kali.

Dalam kesempatan itu, Penny juga menjelaskan jika pemberian izin vaksin booster ini sudah mendapat restu dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI).

Pemerintah sendiri telah merencanakan untuk memberikan vaksin booster mulai 12 Januari dengan dua skema, berbayar dan gratis. Dalam situs covid19.go.id dijelaskan jika vaksin booster gratis akan diberikan kepada lansia, Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan, dan kelompok rentan lain. Sedangkan yang lainnya akan dibebankan biaya mandiri alias tidak gratis. (*)

 

Artikel Terkait
Current Issues
Inilah Lima Vaksin Booster Covid-19 dan Efek Sampingnya ke Tubuh

Current Issues
Sinopharm Masuk Sebagai Regimen Vaksin Booster di Indonesia

Current Issues
Gratis! Ini Syarat dan Cara Mendapatkan Vaksin Booster