Lifestyle

Jangan Abaikan, Ini Tanda Ada "Terlalu Banyak Lemak" di Pinggang Kamu

Dwiwa

Posted on January 10th 2022

Pixabay/jeftymatricio1

Para ahli kesehatan telah sering mengingatkan bahwa terlalu banyak lemak di dalam tubuh tidaklah sehat. Apalagi jika lemak itu menumpuk di sekitar pinggang. Itu bisa berdampak serius bagi kesehatan kita loh.

Pasalnya, terlalu banyak lemak di lokasi ini – yang juga disebut abdominal fat, belly fat atau lemak visceral – dapat memiliki efek parah dari sekadar budget baju yang bertambah. Lalu, bagaimana tanda-tanda kita memiliki banyak lemak di pinggang?

Dilansir dari Eat This, Not That!, berikut penjelasan tentang lemak visceral dan beberapa tanda-tanda kelebihan lemak di pinggang.

 

Mengapa lemak perut buruk?

Lemak visceral menghasilkan hormon dan zat inflamasi yang meningkatkan risiko penyakit serius, seperti penyakit jantung dan diabetes tipe 2. Karena lemak visceral terletak dekat dengan hati dan pankreas, itu dapat mengeluarkan asam lemak bebas yang berbahaya dan sitokin penyebab peradangan langsung ke organ-organ tersebut.

Hasil potensial yang mungkin terjadi di antaranya adalah kolesterol LDL "jahat" yang lebih tinggi, kolesterol HDL "baik" yang lebih rendah, metabolisme lemak yang lebih lambat, dan resistensi insulin yang lebih besar (artinya tubuh kurang mampu memproses gula darah).

 

Tanda lemak di pinggang berlebih

1. Tanda pertama

Tanda awal kita memiliki terlalu banyak lemak di pinggang adalah lingkar pinggang yang bertambah. Celana mungkin terasa lebih ketat atau mungkin ikat pinggang harus sedikit dilonggarkan. Untuk tahu ukuran pinggang, kalian bisa menggunakan pita pengukur kain dan ukur di pusar.

Tanda bahaya setelah ukuran menunjuk angka tertentu. Kelebihan lemak perut menempatkan kita pada risiko tinggi untuk serangan jantung atau stroke jika ukuran pinggang di atas 102 cm (untuk pria) dan di atas 88 cm (untuk perempuan). Kalian berada pada risiko menengah jika ukuran pinggang 90 hingga 102 cm untuk pria, atau perempuan dengan ukuran pinggang 80 hingga 88 cm.

 

2. Rasio pinggang-pinggul

Cara lain untuk memeriksa obesitas perut adalah dengan menghitung rasio pinggang-pinggul kalian. Dengan perut rileks, ukur pinggang pada bagian pusar. Kemudian ukur pinggul kalian pada titik terlebarnya. Bagilah ukuran pinggang kalian dengan ukuran pinggul.

Peluang serangan jantung atau stroke meningkat untuk pria ketika rasio itu melebihi 0,95. Untuk wanita, risikonya meningkat jika lebih dari 0,85.

 

3. Di mana tepatnya letak lemak perut

Jumlah lemak di bawah kulit kita - jenis yang bisa diambil atau dicubit disebut lemak subkutan. Lemak viseral terletak jauh di dalam perut, di bawah otot perut. Itu dapat mengelilingi organ-organ seperti usus, perut, hati dan pankreas dan berada sangat dekat dengan jantung. Ini berpotensi menghambat salah satu organ tersebut berfungsi secara optimal.

 

Bagaimana cara menghilangkan lemak visceral

Para ahli mengatakan penurunan berat badan saja dapat mengurangi lemak visceral dengan sangat efektif. Penurunan 10 persen saja dari berat badan memungkinkan kita kehilangan hingga 30 persen dari lemak perut.

Perubahan pola makan tertentu dapat membantu mencapainya. Hindari minuman manis seperti soda, makanan olahan, lemak jenuh dan trans, dan makanan cepat saji. Makan lebih banyak buah dan sayuran, protein tanpa lemak, dan biji-bijian.

Para ahli juga mengatakan olahraga sangat penting untuk membakar lemak perut. Aktivitas fisik sedang yang dikombinasikan dengan latihan kekuatan tampaknya paling efektif. (*) 

 

Related Articles
Lifestyle
Minuman Ini Bisa Bikin Lemak Visceral Menumpuk dan Sebabkan Penyakit Serius Loh

Lifestyle
Jangan Remehkan, Ini Dampak Buruk yang Bisa Kalian Dapat Jika Obesitas

Lifestyle
Girls, Kopi Juga Bisa Bantu Hilangkan Lemak Perut loh! Begini Penjelasannya