Esports

FIFA 22 Diserang Hacker, Begini Pernyataan Resmi EA Sports

Ridho

Posted on January 8th 2022

Jika game esports lain membuka lembaran baru di tahun 2022 ini dengan berita menggembirakan. Sebaliknya, FIFA mengawali tahun ini dengan berita yang tidak menyenangkan. Bahkan, berita ini membuat publik tercengang. Sebab, game besutan EA Sports itu sedang mengalami krisis hacker.

Sejak pertengahan Desember, beberapa nama besar di komunitas Content Creator telah mengalami hack. Mulai dari RunTheFUTMarket hingga Bateson87. Namun, sasaran hacker bukan hanya para streamer top saja. Ada banyak pemain FIFA 22 di luar sana yang akunnya juga di hack.

Di antara mereka yang terkena dampak hack akun adalah FUT Donkey. Bahkan, FUT Donkey telah kehilangan 50 juta koin jika diuangkan, punya nilai lebih dari 3 ribu dolar AS. Dengan kejadian itu, pemain yang jadi korban hacker beramai-ramai melayangkan protes pada EA Sports.

Usaha para pemain pun mendapat angin segar saat EA Sports merilis pernyataan resmi pada Jumat, 7 Januari 2022 waktu setempat. “Kami telah diberitahu tentang upaya pengambilalihan akun baru-baru ini dan saat ini sedang menyelidiki,” tulis pernyataan resmi EA Sports. “Informasi lebih lanjut tentang cara mengamankan akun Anda, termasuk cara mengaktifkan otentikasi dua faktor, dapat ditemukan di sini,” bersama dengan tautan ke halaman tutorial 2FA mereka.

Ini tidak hanya mengecewakan semua pengguna korban peretasan dengan 2FA yang sudah diaktifkan, tetapi juga tidak memberikan jaminan bahwa kasus sedang dilihat satu per satu. Dexerto melaporkan jika 2FA tidak melindungi mereka sebelum pernyataan ini dikeluarkan.

Hal ini membuat penggemar bertanya-tanya apakah kasus-kasus tersebut sedang dilihat secara individual dan mengisyaratkan bahwa akar penyebab masalah masih belum diketahui oleh pembuat game.

Menanggapi kejadian merugikan ini, Manajer Komunitas FIFA, Shelden Rogers, turun tangan saat event Top Bins Live EA. “Tim kami saat ini sedang menyelidiki dan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi dalam setiap kasus ini,” ungkapnya.

Sejak pernyataan itu dirilis, banyak pemain yang terkena dampak telah mengungkapkan pandangan mereka di media sosial. Salah satunya adalah FUT Donkey. Ia menyatakan bahwa mereka sekarang mencari pengacara untuk mengusut situasi peretasan.

 “Pernyataan oleh EA adalah aib mutlak. Setiap orang dari kami pedagang T100/pembuat konten yang diretas memiliki 2FA. Jelas, mereka pikir mereka kebal hukum atau tidak peduli,” katanya.

Sementara itu, ADWfifa juga turut bersuara. Ia mengatakan “Pernyataan yang baru saja dibuat EA mengenai skandal peretasan menunjukkan betapa tidak kompetennya mereka sebenarnya… Bagaimana mereka bisa memberi tahu orang-orang untuk memastikan 2FA dihidupkan ketika intinya adalah bahwa orang-orang mengabaikannya?”.(*)

Related Articles
Esports
EA Sports Perkenalkan Team of the Year FIFA 22 Ultimate Team

Esports
Pemain FIFA 22 Kembali Alami Masalah, Paket OTW Tak Sesuai yang Dijanjikan EA

Esports
Tak Hanya Peningkatan Animasi, Ini Mode Baru yang Akan Hadir di FIFA 23