Tech

AirPods Sebabkan Kanker Ganas? Yuk Cek Faktanya

Dwiwa

Posted on January 7th 2022


Pixabay/aixklusiv

Bagi Gen Z, AirPods tidak hanya sekadar menjadi perangkat nirkabel untuk mendengarkan suara dari smartphone. Alat ini juga menjadi bagian dari fashion. Tidak lagi hanya terbatas pada Apple, perangkat nirkabel serupa juga sudah diproduksi oleh pabrikan elektronik lainnya.

Tetapi beberapa waktu lalu, muncul unggahan video berdurasi dua menit di YouTube dan Facebook. Video ini menjelaskan jika AirPods menyebabkan kanker ganas hingga kerusakan otak.

Unggahan tersebut menyebutkan, efek buruk AirPods ini disebabkan oleh kekuatan radiasi elektromagnetik non-ionisasi (EMF) yang muncul dari perangkat. Konon bisa memengaruhi biologi dan kesehatan.

Video itu juga mengungkapkan bahwa para ilmuwan mengajukan petisi kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), untuk mendorong pengembangan pedoman EMF (paparan medan listrik, magnet, dan elektromagnetik) yang lebih protektif  terkait isu kesehatan.

Faktanya, dilansir dari EMF Scientist, 200 ilmuwan menulis seruan kepada WHO dan PBB pada 2015 dan meminta mereka untuk menerapkan pedoman yang lebih ketat yang membatasi paparan EMF dari perangkat nirkabel. Petisi itu tidak menyebutkan secara spesifik AirPods atau bahkan perangkat pendengaran nirkabel.

Produk yang terdaftar sebagai contoh perangkat pemancar EMF dalam petisi tersebut adalah telepon seluler dan stasiun dasarnya, Wi-Fi, antena siaran, serta perangkat listrik dan infrastruktur yang digunakan dalam pengiriman listrik yang menghasilkan medan elektrmagnetik frekuensi sangat rendah (ELF EMF).

Sementara itu, melalui Reuters Apple juga sudah menjelaskan jika AirPods dan perangkat nirkabel lainnya dari Apple memenuhi semua pedoman dan batasan paparan frekuensi radio yang berlaku.

Di Amerika Serikat, terdapat Komisi Komunikasi Federal (FCC) yang mengawasi energi frekuensi radio dalam tingkat penyerapan spesifik (SAR), pada produsen perangkat ponsel. Batas SAR untuk setiap perangkat adalah 1,6 watt per kilogram.

Berdasarkan laporan evaluasi FCC pada 2019, produk AirPods memiliki SaR 0,071 dan 0,095 watt per kilogram dan untuk AirPods Pro, memiliki SAR 0,097 dan 0,072 watt per kilogram. Jika digabungkan, jumlahnya masih lebih kecil dari batas SAR yang ditetapkan sehingga dinyatakan aman.

Produk tersebut juga sudah memenuhi persyaratan International Commision on Non-Ionizing Radiation Protection (ICNIRP), sebuah organisasi nirlaba yang merekomendasikan publik agar tidak terpapar lebih dari 2 watt per kilogram.

ICNIRP mengatakan kepada Reuters jika selama AirPods mematuhi pedoman mereka – dan itu dilakukan – tidak ada masalah kesehatan yang dikhawatirkan karena evaluasi terbaru dari literatur ilmiah menunjukkan tidak ada bukti ilmiah bahwa EMF menyebabkan kanker.

WHO juga mengungkapkan hal yang sama kepada Reuters. “Saat ini tidak ada bukti pasti bahwa medan elektromagnetik tingkat rendah yang digunakan di Apple AirPods akan menyebabkan kanker,” jelas mereka.

Nah, jadi kesimpulannya AirPods itu sudah memenuhi aturan keamanan nasional dan internasional. Apalagi, radiasi yang dihasilkan dari AirPods juga tergolong kecil sehingga masih aman untuk kesehatan. Itu berarti, klaim yang menyatakan jika perangkat nirkabel Apple ini menyebabkan kanker tidak benar ya alias hoaks. (*)

Related Articles
Tech
Asyik, Apple Lagi Bikin AirPods Entry-Level Buat yang Pengin Gaya Tapi Hemat

Tech
Apple Bakal Pangkas Produksi iPhone dan AirPods, Karena Konflik Ukraina?

Tech
Bakal Rilis iPhone 13, Apple Gelar Event 14 September Mendatang