Lifestyle

Sambut Tahun Baru, Ini Resolusi Kesehatan yang Harus Kalian Buat di 2022

Dwiwa

Posted on January 1st 2022

Tahun baru menjadi waktu yang dirasa tepat oleh sebagian orang untuk membuat resolusi. Beberapa resolusi yang sering dijadikan tujuan adalah menurunkan berat badan. Tetapi sebenarnya, masih banyak resolusi kesehatan lain yang bisa kalian buat agar bisa menjalani tahun dengan tubuh bugar dan sehat.

“Kesehatan harus menjadi prioritas utama bagi kita semua. Kesehatan yang buruk membuat banyak kesulitan untuk mencapai resolusi tahun baru lainnya seperti sukses di pekerjaan, mendapat promosi, menjadi pasangan atau orang tua yang hebat atau mencoba kegiatan baru, olahraga, hobi, dll,” ujar Dr. Kristine Arthur MD, internis di MemorialCare Medical Group di Laguna Woods kepada Eat This, Not That!.

Lalu apa saja sih resolusi kesehatan yang sebaiknya kita buat di tahun ini? Berikut 5 hal yang harus ada dalam prioritas di 2022 agar kalian bisa tetap sehat dan produktif untuk menggapai resolusi-resolusi lain di tahun ini seperti dilansir dari Eat This, Not That!.

1. Tetap patuhi prokes dan waspada dengan Covid-19

Sejumlah ahli memprediksi jika Covid-19 mungkin tidak akan benar-benar hilang dalam waktu dekat dan harus siap untuk hidup berdampingan. Apalagi, saat ini muncul varian Omicron yang lebih menular. Karena itu, di 2022 kalian masih harus menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, jaga jarak, cuci tangan dengan sabun, dan menjauhi kerumunan.

“Perjalanan penyakit Covid-19 sangat beragam, mulai dari infeksi tanpa gejala sama sekali hingga sindrom gangguan pernapasan akut hingga kejadian trombotik seperti serangan jantung atau stroke hingga kegagalan multiorgan,” ujar Dr. Meghan A. May, Ms, Ph.D, Profesor Mikrobiologi dan Penyakit Menular di University of New England College of Osteopathic Medicine Center of Excellence for Public Health.

Gejalanya pun beragam mulai dari ringan seperti kelelahan, diare, sakit kepala, hingga anosmia. Tetapi perlu diingat jika tidak semua orang mengalaminya. Karena itu, selain patuh protokol kesehatan, kalian juga harus lebih peka terhadap gejala yang muncul, melakukan karantina, dan tes jika perlu.

2. Berhenti merokok

Resolusi kesehatan berikutnya yang harus dimulai dari tahun ini adalah berhenti merokok. Sebenarnya kalian pasti sudah tahu jika rokok buruk kesehatan tapi merasa sulit untuk berhenti. Karena itu, tahun ini menjadi waktu yang tepat untuk mencoba meninggalkan rokok.

Dr. Arthur menyarankan jika memang sangat sulit untuk berhenti dengan usaha sendiri, temuilah dokter untuk meminta bantuan. Buat lah target waktu untuk berhenti merokok dan pegang teguh rencana tersebut. Waspadalah dengan rokok alternatif yang mungkin tidak sehat, terutama jika kalian memiliki penyakit paru-paru seperti asma.

3. Temukan kebahagiaan

Bukan hanya sehat fisik, resolusi tahun ini juga harus membuat mental kita sehat. Karena itu, buatlah resolusi yang bisa membuat kalian bahagia di tahun ini.

“Banyak resolusi yang membuat kita stres atau terasa seperti pekerjaan. Pilih setidaknya satu yang memang hanya untuk diri sendiri. Mungkin mencoba hobi atau olahraga baru, mengikuti kursus, atau menabung berlibur. Sesederhana menyisihkan waktu setiap minggu untuk me time. Selama itu membuat kita bahagia dan rileks, itulah yang penting karena pada akhirnya resolusi dibuat untuk membuat kita menjadi orang yang lebih baik, lebih sehat, dan lebih bahagia,” ujar Dr. Arthur.

4. Dapatkan IMT Ideal

Hampir setiap orang selalu memiliki resolusi untuk makan lebih sehat, menurunkan berat badan, atau berolahraga dengan baik. Tetapi apa sih sebenarnya arti dari semua itu? Bagaimana kita tahu berapa banyak yang seharusnya dihilangkan?

Dr Arthur mengatakan jika alih-alih menebak harus kehilangan 5 atau 10 kilo, seharusnya kita lebih spesifik. Temukan berapa IMT (indeks massa tubuh) kalian dan tetapkan tujuan untuk mendapatkan angka dalam kisaran yang sehat. Kalian bisa menghitung dengan kalkulator IMT di internet.

Angka yang sehat adalah antara 18,5 dan 24,9. Apapun di atas 25 disebut kelebihan berat badan dan lebih dari 30 adalah obesitas. Sementara jika kurang dari 18,5 artinya kekurangan berat badan.

5. Istirahat dari sosial media

Semakin banyak penelitian menunjukkan efek samping negatif dari terlalu banyak menggunakan sosial media. Tidak hanya mencegah kita berinteraksi dengan dunia nyata, ini juga dapat memicu kecemasan dan depresi.

“Jika ini tampak seperti tugas yang mustahil, mulailah dengan tujuan kecil seperti menjauhkan komputer dan ponsel selama 30 menit sehari. Buatlah sebuah aktivitas lain yang kalian sukai. Buat waktu makan bersama dengan keluarga dan teman bebas ponsel. Terpenting, untuk kualitas tidur yang baik, matikan semua perangkat elektronik setidaknya 30 menit sebelum tidur dan jauhkan setidaknya 1 sampai 1,5 meter dari tempat tidur,” saran Arthur.

Jadi, sudah siap untuk menjadi lebih sehat di 2022?

Pixabay/JillWellington

Artikel Terkait
Current Issues
Direktur WHO Rekomendasikan Orang Batalkan Atau Tunda Rencana Liburan

Current Issues
Jangan Coba-coba Terkena Covid, Meski Sudah Divaksin

Current Issues
Prokes Jangan Kendor, Empat Kasus Omicron BA.4 dan BA.5 Terdeteksi di Bali