Korea

Pengadilan Seoul Tolak Gugatan Publik Terkait Drama 'Snowdrop'

Delima Pangaribuan

Posted on December 30th 2021

(AllKpop)

Penolakan publik Korea Selatan terhadap drama Snowdrop masih begitu keras. Diketahui publik telah mengajukan dua petisi ke kantor pemerintah Korsel atau Blue House. Yakni petisi untuk menghentikan penayangan drama dan petisi menghentikan opersional JTBC, stasiun TV yang menayangkan Snowdrop.

Nah, hari ini ada perkembangan terkait permintaan publik itu. Dilansir AllKpop, kelompok masyarakat sipil Declaration of Global Citizen in Korea mengajukan gugatan penghentian tayangan Snowdrop kepada pengadilan melalui Blue House pada 22 Desember. Kasus ini kemudian ditangani Pengadilan Distrik Seoul Barat.

Namun, Pengadilan Distrik Seoul Barat menolak permintaan tersebut pada 29 Desember. Pihak pengadilan menerangkan, meskipun Snowdrop diduga mendistorsi fakta sejarah, tetapi kemungkinan masyarakat menganggapnya sebagai ketidakakuratan sejarah masih rendah. 

"Kecuali konten dari drama tersebut secara langsung melibatkan (menyinggung) kelompok sipil tertentu, sulit untuk memperdebatkan bahwa drama ini mencederai hak-hak sipil," terang pihak pengadilan seperti diberitakan AllKpop. Dengan kata lain, Pengadilan Distrik Seoul Barat tidak bisa memproses permintaan agar Snowdrop berhenti tayang karena drama ini dinilai tidak merugikan kepentingan publik.

JTBC juga telah menjelaskan bahwa anggapan distorsi sejarah ini hanya kesalahpahaman. Mereka memastikan kesalahpahaman dalam jalan cerita ini akan bisa dijelaskan pada episode-episode selanjutnya. Sementara itu, pihak Blue House belum memberikan pernyataan sikap apa pun terhadap petisi masyarakat. (*)

 

Artikel Terkait
Korea
Penonton Mulai Layangkan Tuntutan Tutup JTBC ke Blue House karena 'Snowdrop'

Korea
Terinspirasi Pembelot Korea Utara, PD Snowdrop Yakinkan Tak Ada Distorsi Sejarah

Korea
Jisoo BLACKPINK Nyaman Akting di Snowdrop Berkat Jung Hae In