Current Issues

Dirjen WHO Khawatir Terjadi “Tsunami Kasus” Akibat Varian Omicron dan Delta

Dwiwa

Posted on December 30th 2021

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus. Reuters/Denis Balibouse

Memasuki tahun ketiga pandemi Covid-19, semakin banyak varian virus corona yang bermunculan. Dan menurut Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus beredarnya varian virus Corona Delta dan Omicron di waktu yang bersamaan dapat menciptakan “tsunami kasus”.

“Delta dan Omicron sekarang menjadi ancaman kembar yang mendorong kasus untuk mencetak rekor, yang mengarah pada lonjakan dalam rawat inap dan kematian,” ujar Tedros seperti dilansir Reuters. “Saya sangat khawatir jika Omicron, sangat menular dan menyebar pada saat yang sama dengan Delta, mengarah pada tsunami kasus.”

Tedros kembali menyerukan kepada negara-negara untuk berbagi vaksin dengan lebih adil dan memperingatkan bahwa pemberian booster di negara kaya dapat membuat negara miskin kekurangan vaksin Covid-19.

Dia mengatakan jika WHO berharap agar semua negara dapat mencapai target cakupan vaksinasi 70 persen pada pertengahan 2022. Tercapainya target ini akan membantu mengakhiri fase akut pandemi.

Malam Tahun Baru akan menandai dua tahun sudah sejak Tiongkok memperingatkan WHO tentang 27 kasus “pneumonia virus” misterius di kota Wuhan. Sejak itu, data Reuters mencatat lebih dari 281 juta orang di seluruh dunia dilaporkan terinfeksi Covid-19 dan lebih dari 5 juta orang meninggal karenanya. (*)

 

Artikel Terkait
Current Issues
Ilmuwan Prediksi Akan Ada Varian yang Lebih Mengkhawatirkan Setelah Omicron

Current Issues
"Covid-19 Ringan" Tak Selalu Ringan, Ini Tips Pemulihan dan Isolasi di Rumah

Current Issues
Varian Omicron Telah Tersebar di Dunia, Sejumlah Negara Batasi Perjalanan