Tech

SpaceX Akan Angkut Manusia ke Mars 10 Tahun Lagi

Jingga Irawan

Posted on December 30th 2021

Elon Musk memperkirakan SpaceX dapat menerbangkan manusia ke Mars pada 10 tahun yang akan datang. Miliarder berusia 50 tahun itu menyampaikan prediksi itu saat tampil di podcast Lex Fridman pada Selasa (28/12).

Pendiri Tesla dan SpaceX itu menegaskan kembali pandangannya bahwa umat manusia harus menjadi spesies multi-planet. Ia juga merinci rencana SpaceX untuk mengembangkan teknologi yang diperlukan untuk perjalanan tersebut.

“Kasus terbaik adalah sekitar lima tahun. Kasus terburuk, 10 tahun," kata Elon Musk.

Proses membuat dan merekayasa kendaraan yang diperlukan untuk perjalanan merupakan faktor utama dalam menentukan kerangka waktu.

"Starship adalah roket paling kompleks dan canggih yang pernah dibuat,” tambah Elon.

SpaceX telah meningkatkan operasinya dalam beberapa tahun terakhir sebagai bagian dari tujuan jangka panjang Elon untuk membangun koloni di Mars. Awal bulan ini, Elon mengungkapkan SpaceX telah mulai membangun landasan peluncuran di Florida yang dapat menampung roket Starship.

SpaceX telah mulai menguji prototipe roket sebelum peluncuran orbital yang direncanakan. Selama wawancara podcast, Elon mengatakan perusahaan penerbangan pribadinya masih bekerja untuk mengoptimalkan desain Starship dan mengurangi proyeksi biaya perjalanan ke Mars.

“Ada biaya tertentu per ton ke permukaan Mars di mana kita dapat membangun kota mandiri dan kemudian di atas itu, kita belum mampu melakukannya,” kata Elon.

“Saat ini, kalian tak bisa terbang ke Mars dengan biaya USD 1 triliun. Tak ada jumlah uang yang bisa membawa kalian ke Mars. Kita perlu mewujudkannya, seperti sesuatu yang sebenarnya.”

SpaceX melakukan penerbangan antariksa sipil pertamanya pada September dengan awak empat penumpang. Dijuluki Inspiration4, misi tersebut menggunakan pesawat ruang angkasa SpaceX Crew Dragon dan roket Falcon 9 yang dapat digunakan ulang.

Selain fokus pada perjalanan ruang angkasa, perusahaan Elon juga mengoperasikan Starlink Internet Services, yang bertujuan untuk menyediakan sistem internet broadband berkecepatan tinggi melalui jaringan ribuan satelit.

Starlink berada di pusat perselisihan diplomatik baru-baru ini dengan Tiongkok. Pejabat di Beijing memperingatkan AS untuk "bertindak secara bertanggung jawab," mengklaim stasiun luar angkasa Tiongkok terpaksa mengambil tindakan mengelak karena hampir bertabrakan dengan satelit Starlink.(*)

Foto: Peter Parks/AFP

Artikel Terkait
Tech
India Imbau Warganya untuk Tak Pesan Starlink Sampai Dapat Lisensi

Tech
Stasiun Luar Angkasanya Nyaris Tabrak Starlink, Warga Tiongkok Kecam Elon Musk

Current Issues
Tak Beri Selamat Soal Kesuksesan SpaceX, Elon Musk Sindir Joe Biden