Tech

Disulap Menjadi NFT, SMS Pertama di Dunia Laku Seharga Rp 2,1 Miliar

Jingga Irawan

Posted on December 26th 2021

SMS pertama di dunia telah dijual sebagai non-fungible token (NFT). Harganya USD 149.729 (Rp 2,1 Miliar) pada sebuah lelang di Paris.

SMS itu berisi pesan "Merry Christmas". Dikirim oleh programmer Inggris bernama Neil Papworth. Melalui sebuah komputer. Dua minggu sebelum perayaan Natal. Tepatnya pada 3 Desember 1992. Penerimanya adalah Richard Jarvis. Seorang direktur perusahaan telekomunikasi Inggris Vodafone pada saat itu. Jarvis menerima pesan itu di ponsel Orbitel 901-nya selama acara Natal perusahaan.

Tetapi bentuk NFT-nya bukan isi pesan yang ditransformasi. Melainkan replika dari protokol komunikasi asli yang mengirimkan SMS. Seorang pembeli anonim membayarnya dengan cryptocurrency Ether. Pun ia juga akan dapat bingkai digital dengan animasi 3D dari pesan yang diterima.

Dilansir CNN, Neil Papworth dan rekan-rekannya mencoba mengembangkan jenis komunikasi lebih canggih saat itu. Di mana klien mereka, Vodafone, dapat menawarkan pengguna kemampuan untuk mengirim pesan ke ponsel masing-masing. Mereka akhirnya menyempurnakan kode, dan transmisi teks melalui jaringan Vodafone hingga jadi kenyataan.

"Pada tahun 1992, saya tak tahu seberapa booming SMS ini, dan tapi ini memunculkan emoji dan aplikasi perpesanan yang digunakan oleh jutaan orang," kata Neil Papworth seperti dikutip oleh website rumah lelang.

"Saya baru-baru ini memberi tahu anak-anak saya bahwa saya mengirim teks pertama itu. Melihat ke belakang, lebih jelas untuk melihat bahwa pesan Natal yang saya kirim adalah momen penting dalam sejarah seluler," tambahnya.

Awalnya, teks tak dapat dikirim dari ponsel karena tak memiliki keyboard. Namun, pada tahun 1994, mereka dapat ditransmisikan dari ponsel berkat kedatangan Nokia 210.

Lima tahun kemudian, pesan teks dapat dikirim di berbagai jaringan telekomunikasi. Sehingga popularitasnya meningkat. SMS sebagai sarana komunikasi mulai menyalip penggunaan panggilan telepon.

SMS punya ciri khas saat itu. Batasnya hanya 160 karakter. Karena tujuannya sama seperti namanya: Short Messages Service. Itu pun juga diterapkan di seluruh platform digital. Termasuk Twitter. Tapi sekarang, cara yang dipilih pengguna untuk mengekspresikan diri telah berkembang dari waktu ke waktu dengan diperkenalkannya akronim dan emoji Internet.

Mengguncang dunia seni

Sama seperti SMS pertama di dunia yang merevolusi cara orang berkomunikasi, NFT mengguncang dunia seni. Token yang tak dapat dipertukarkan itu adalah bentuk cryptocurrency yang mengubah karya seni digital menjadi barang unik dan dapat diverifikasi yang dapat diperdagangkan di blockchain.

Setiap NFT adalah barang satu-satunya, artinya tak ada dua token yang sama. Sejak Maret, ketika karya seni NFT pertama dijual seharga USD 69.346.250 selama lelang online oleh Christie's, NFT telah masuk menjadi tren utama.

Berbicara tentang penjualan SMS NFT, Maximilien Aguttes, manajer pengembangan di rumah lelang Aguttes, mengatakan, "Buku cetak pertama, panggilan telepon pertama, email pertama, semua penemuan ini telah mengubah hidup dan komunikasi kita di dunia. "

"Pesan teks pertama yang diterima pada tahun 1992 ini merupakan bukti sejarah kemajuan manusia dan teknologi. Pesan itu menyampaikan pesan kegembiraan, 'Selamat Natal'," tambah Aguttes.

Sementara itu, Vodafone mengatakan pada awal bulan Desember ini, bahwa hasil penjualan akan disumbangkan ke Badan Pengungsi PBB.(*)

Foto: Vofafone

Related Articles
Tech
Untuk Dapat Hoodie GAP Edisi Khusus, Perlu Koleksi NFT Dulu

Tech
Kenapa Orang Rela Habiskan Miliaran Uang untuk Beli NFT?

Tech
Penjualan NFT Mencapai Rp 357,5 Triliun pada 2021