Current Issues

Cegah Peningkatan Omicron, Masyarakat Diminta Tak Lakukan Perjalanan Luar Negeri

Dwiwa

Posted on December 24th 2021


Pixabay/geralt

Varian virus corona baru Omicron telah membuat sejumlah negara di dunia mengalami lonjakan kasus yang cukup tinggi. Hal ini tentu harus disikapi dengan bijak oleh masyarakat Indonesia dengan tidak melakukan perjalanan ke luar negeri apabila tidak mendesak.

Sejauh ini, Indonesia sudah mengidentifikasi 8 kasus Covid-19 varian Omicron. Pemerintah juga terus berupaya keras mencegah penyebaran varian dengan kode B.1.1.529 yang terdeteksi dari pelaku perjalanan luar negeri.

Dilansir dari covid19.go.id, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengingatkan adanya keterbatasan sarana, prasarana, dan sumber daya jika dibandingkan dengan kedatangan luar negeri yang terlalu besar. Ini dapat berpotensi menimbulkan terjadinya ledakan kasus.

“Ketidakpatuhan protokol kesehatan dan mobilitas yang tidak terkendali merupakan situasi yang mendukung kasus. Termasuk Omicron untuk semakin meluas dan berpotensi menimbulkan lonjakan di lokasi lainnya,” tegas Wiku dalam Keterangan Pers Perkembangan Penanganan Covid-19 pada Kamis (23/12) yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Kunci mencegah masuknya lebih banyak varian Omicron adalah pelaksanaan karantina ketat secara terpusat maupun yang menjalani karantina Mandiri karena sejumlah alasan. Selain itu, juga dilakukan tes ketika tiba di tanah air dan menjelang karantina selesai.

Masyarakat juga diminta untuk menerapkan protokol kesehatan meskipun sudah mendapatkan vaksin lengkap. Masker harus selalu dipakai secara benar dan usahakan untuk selalu menjaga jarak dengan orang lain serta menghindari kerumunan agar tidak tertular Covid-19.

Masyarakat yang sedang tidak enak badan atau mengalami gejala Covid-19 dihimbau untuk beristirahat dan tidak keluar rumah. Sejumlah penelitian telah menunjukkan jika meskipun sudah divaksinasi penuh, orang masih bisa menularkan dan tertular Covid-19 varian baru seperti Delta, meskipun peluangnya kecil.

Selain menghimbau masyarakat tidak bepergian ke luar negeri jika tidak penting, pemerintah juga semakin memperketat pintu masuk negara. Baik masuk pintu darat, laut maupun udara. Testing dan tracing  akan lebih diperketat di semua pintu kedatangan.

Masyarakat juga diminta untuk tidak terlena dengan kasus Covid-19 Indonesia yang rendah, karena potensi penularan masih tetap ada. Karena itu, segera dapatkan vaksinasi jika memenuhi syarat dan tetap jalankan protokol kesehatan dengan ketat agar Indonesia bisa menjaga kasus Covid-19 tetap terkendali.(*)

Artikel Terkait
Current Issues
Kasus Transmisi Lokal Omicron Terdeteksi, Masyarakat Diminta Batasi Mobilitas

Current Issues
Covid-19 di Indonesia Makin Menggila, Kebiasaan Ini Bikin Kamu Lebih Berisiko

Current Issues
"Covid-19 Ringan" Tak Selalu Ringan, Ini Tips Pemulihan dan Isolasi di Rumah