Esports

5 Fakta Menarik Tentang Mobile Legends World Championship (M3)

Dika Afandi N

Posted on December 22nd 2021

Foto: Moonton

Mobile Legends World Championship (M3) telah resmi berakhir pada Minggu (19/12) malam. Wakil asal Filipina, Blacklist International sukses keluar sebagai champion setelah mengalahkan lawan senegaranya Onic PH dengan skor telak 4-0.

Dengan hasil itu, menjadikan Filipina sebagai peraih gelar terbanyak saat ini di Mobile Legends World Championship yaitu 2 gelar. Sedangkan Indonesia hanya mencatat 1 gelar yang ditorehkan oleh Evos Legends. Tapi digelaran M3 lalu, ada beberapa fakta menarik yang perlu kalian ketahui.

1. Pertama Kali Dua Perwakilan Filipina Masuk Final 

M3 kemarin merupakan momen besar bagi Filipina. Sebab, dua tim wakilnya yakni Blacklist International dan Onic PH sukses menembus grand final. Blacklist International sendiri merangkak dari lower bracket, sedangkan Onic PH membantai semua musuhnya di upper bracket hingga melaju ke grand final.

Selain itu, ini menjadi kedua kalinya grand final diisi oleh tim dari negara yang sama. Yang pertama adalah saat grand final M1 yang mempertemukan Evos Legends dengan RRQ Hoshi.

2. BTK Esports, Tim Luar Asia Pertama yang Masuk Top 3 

Untuk pertama kalinya, Moonton -developer Mobile Legends- menghadirkan perwakilan dari region Amerika untuk berlaga di M3 yaitu BTK Esports. Hasilnya cukup mengejutkan, tim asal Amerika Selatan itu sukses duduk di peringkat ketiga. Padahal sebelumnya, mereka sama sekali tak diunggulkan.

“MobaZane” sukses tampil cemerlang sehingga ia menjadi pemain yang paling dilirik dalam tim ini. Selain itu, BTK Esports juga menjadi giant slayer untuk Blacklist International dan mengirim mereka ke lower bracket dan juga EVOS SG dalam babak playoff. 

3. RRQ Hoshi Menjadi Tim Paling Banyak Ditonton 

RRQ Hoshi berhasil mencatatkan namanya di kategori peak views. Tim berlogo Mahkota tersebut menorehkan 8,9 juta views. Dilansir dari Esports Charts, laga RRQ Hoshi melawan Blacklist International dan Onic PH sukses mencapai 3,1 juta views. Sedangkan laga RRQ Hoshi menantang Todak Esports berhasil mencatat 2,7 juta views.

4. “Alberttt” Satu-satunya Pemain yang Mendapatkan Savage 

Jungler milik RRQ Hoshi, “Alberttt” berhasil mencatatkan namanya sebagai pemain satu-satunya yang berhasil mendapatkan savage di Mobile Legends World Championship (M3).

Savage pertamanya itu ia torehkan saat di fase grup ketika RRQ Hoshi menjamu Team SMG (Malaysia). Atas pencapaiannya itu, “Alberttt” pun mengantarkan RRQ Hoshi melaju ke upper bracket.

5. Blacklist Menjadi Tim Pertama yang Tidak Kalah di Babak Final 

Pencapaian Blacklist International menjadi champion M3, tak lepas hasil sempurna yang mereka torehkan di babak grand final. Pertama kalinya dalam sejarah M3, Blacklist International menjadi satu-satunya tim yang tak kalah. Sebab, mereka sukses menang dengan skor 4-0 atas Onic PH.

Hal ini tentu tidak pernah terjadi sebelumnya di grand final M1 dan M2 yang lalu, biasanya pertandingan kedua tim di babak grand final sangatlah sengit dan memakan waktu yang cukup lama. (*)

Artikel Terkait
Esports
Menang Telak dari Onic PH, Blacklist International Juarai M3

Esports
Misi Juara Dua Tim Indonesia di M3

Esports
Menang Telak, Onic PH Kirim RRQ Hoshi ke Lower Bracket