Lifestyle

Kenapa Pas Pakai Masker Kita Jadi Terlihat Lebih Cakep?

Kezia Kevina Harmoko

Posted on December 20th 2021

Pandemi sudah berlangsung hampir dua tahun. Selama itu kita bersahabat dengan masker demi menjaga kesehatan. Eits, ada yang pernah merasa lebih goodlooking dengan masker nggak sih?

Nuansa misterius sepertinya lebih keluar kalau kita pakai masker. Mungkin ada beberapa dari kalan yang jauh lebih percaya diri dengan masker daripada menampilkan hidung dan mulut. Ternyata fenomena ini sudah banyak diteliti lho.

Dilansir Psychology Today, ada sebuah konsep bernama amodal completion. Simpelnya, konsep ini menjelaskan bahwa kita mampu melihat suatu objek secara utuh meski ada bagian yang hilang atau ditutupi. Misal pas main petak umpet sama adik, kalau kita melihat kepala mengintip dari tembok, kita bisa paham kalau adik kita ada di balik tembok.

Ada dua gambar yang terkenal banget buat menggambarkan konsep amodal completion. Di gambar kiri mungkin yang terlihat hanya segitiga dan beberapa kerucut, tapi kita bisa paham bahwa itu bola berduri. Di gambar kanan, kita bisa paham kalau itu mungkin ular atau monster laut meski bagian bawahnya gak ada.

(Gambar: Wikimedia Commons/Peter Tse)

Kita bisa memahami bentuk utuh dua gambar tersebut karena kita sudah pernah melihat bentuk utuhnya. Kalau kita gak pernah lihat bentuk ular, kemungkinan besar gak akan mempersepsikan gambar kanan sebagai ular.

Mirip deh sama melihat orang bermasker. Kalau kita sudah pernah bertemu orangnya, memori kita akan menyediakan informasi tentang bentuk utuh wajah orang tersebut. Kalau kita jarang bertemu atau bahkan gak pernah, memori nggak bisa membantu.

Memori gak bisa kasih info. Pengelihatan juga gak bisa menyediakan info karena terhalang masker. Akhirnya informasi yang dipakai untuk melengkapi bayangan kita tentang wajah yang utuh adalah informasi umum tentang normalnya di mana letak hidung dan mulut.

Nah, informasi umum ini salah satu pembentuknya adalah memori tentang gambar-gambar yang biasa kita lihat. Umumnya kita tentu melihat gambar yang ideal. Akhirnya, kita melihat bagian yang terhalang masker itu dengan gambaran ideal yang mungkin gak sepenuhnya benar. Kan jarang kita membayangkan orang itu punya jerawat atau tahi lalat di hidung. Pasti yang dipikirkan adalah tampilan yang ideal.

Karena kita secara otomatis melihat dengan gambaran ideal, tentu saat melihat wajah asli yang mungkin gak seideal bayangan, kesannya seperti seseorang lebih goodlooking dengan masker.

Sebuah penelitian yang dilakukan Patel, dkk (2020) menemukan fenomena menarik. Mereka menganalisis hasil jawaban para responden mengenai foto-foto orang dengan tidak memakai masker dan memakai masker.

Ada tiga kelompok foto yaitu tidak atraktif, rata-rata, dan atraktif. Responden menilai foto orang tidak memakai masker dan memakai masker dari setiap kelompok. Kelompok tidak atraktif semuanya dinilai lebih atraktif setelah menggunakan masker. Untuk kelompok rata-rata, mereka dinilai 73% lebih atraktif setelah menggunakan masker. Untuk kelompok atraktif, setelah menggunakan masker justru dinilai kurang atraktif. Unik banget kan?

Memang wajar banget kok merasa lebih goodlooking dengan masker. Tapi, perlu diingat kalau fungsi utama masker itu buat melindungi diri ya, kecuali sheet mask, baru deh bikin penampilan lebih oke. (*)

 

Artikel Terkait
Lifestyle
4 Langkah Menyadari Self-Worth, Jangan Tergantung dengan Validasi Orang Lain

Lifestyle
6 Tips Simpel Lebih Percaya Diri dengan Tubuh Sendiri

Lifestyle
Kenapa Kita Jadi Lebih Good Looking dengan Kacamata Hitam?