Entertainment

Musisi-Musisi Fenomenal yang Pernah Berseteru Lewat Lirik

Gabriel Wakkary

Posted on September 28th 2018

Ketenaran, uang, penggemar dan status sosial, rockstar punya semua itu. Tentunya hal-hal tersebut mereka dapatkan dari karya mereka yang berhasil mengglobal dan nggak jarang mengubah dunia. Terlepas dari itu, lo pernah kepo nggak sih apa yang menjadi inspirasi mereka saat mereka meng­compose lagu-lagu yang mereka hadirkan ke belantika musik? Nah, nggak bisa dipungkiri salah satu inspirasi terbesar para musisi adalah kehidupan pribadi mereka, termasuk hubungan mereka dengan kompatriot mereka di bidang seni. Hal itu tentu ngebuka akses bagi penggemar sejagat untuk mengetahui apa yang terjadi di kehidupan para composer  itu termasuk konflik yang terjadi di kalangan artis.

Gue udah ngumpulin nih beberapa feud paling terkenal di dalam sejarah dunia musik. Without further a do, let’s get down to the chase.

Eminem vs MGK

Yang paling baru dan paling hits. Eminem baru aja ngeluarin album bertajuk Kamikaze yang mengundang mixed review dari kalangan kritikus maupun penggemar. Salah satu poin yang jadi perhatian khalayak luas adalah lirik Eminem yang nge diss segelintir artis papan atas di industri musik seperti Tyler The Creator, Lil’ Yachty, Vince Staples dan, yang paling sensasional, Machine Gun Kelly.

Di lagunya yang berjudul "Killshot", “The Slim Shady” menuangkan lirik vulgar yang ditujukan ke rapper dari area Midwest tersebut. Tentu, MGK ngga tinggal diam dan membalas Eminem dengan single terbarunya yang berjudul "Rap Devil".

Berhubung beef dari mereka berdua masih berlangsung, kayaknya bakal insiden kontroversial yang terjadi. But I tell you what, based on what we saw since the feud began, it’s gonna get way more crazier!

The Battle of New York mungkin jadi judul yang pas buat feud yang satu ini. Nas pada pertengahan medio 1990an dicap sebagai rapper yang baru aja naik daun dia diundang Jay-Z untuk jadi feature di album terbaru Jay-Z kala itu. Anehnya Nas malah memilih buat nggak ngehadirin undangan Jay-Z dan sejak itu mereka berdua terlibat konflik.

Dalam kurun beberapa tahun setelah kejadian itu, mereka terus merilis diss track tentang satu sama lain. Nas merilis Ether yang dianggap sebagai salah satu lagu dengan lirik terbrutal dalam konteks merendahkan lawan dan Jay-Z kemudian membalas dengan freestyle rap yang berjudul Supa Ugly.

Kendati rivalitas keduanya sangat panas dan personal, Jay-Z dan Nas akhirnya mengubur semua dendam dan kemudian tampil diatas panggung bersama-sama untuk pertama kalinya pada tahun 2005 silam hingga bahkan Nas akhirnya dikontrak oleh label rekaman Jay-Z Def Jam. Bener-bener kisah kerjasama luar biasa dengan awal yang ga biasa.

Siapa yang nggak kenal kakak-beradik kebanggaan kota Manchester, Inggris ini.  Bisa dibilang mereka lah yang menjadi motor utama pergerakan artis-artis Britpop pada medio 90an. Namun, kesuksesan mereka bukan tanpa konflik diantara kedua ikon ini. Dalam beberapa kesempatan keduanya mengutarakan ketidaksukaan satu sama lain sudah berawal dari masa kecil mereka.

Setelah bubar pada Agustus 2009 karena perseteruan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun, kedua mantan anggota band yang mempopulerkan hits seperti Wonderwall, Rock n Roll Star dan Whatever ini fokus pada karir solo masing-masing. Liam, sang adik, pada beberapa kesempatan meluapkan kekesalannya pada kakaknya itu lewat liriknya di lagu-lagu seperti "Don’t Brother Me" dan "Paper Crown".

Ditambah dengan ejekan yang sering Liam lontarkan kepada Noel di media sosial dan wawancara, kayaknya reuni mereka ga lebih dari angan-angan fans Oasis aja.

The absolute Godfather of gangsta hiphop. Tupac dan Biggie lahir di New York pada era yang sama namun keduanya memilih jalur karir yang berbeda. Awal dari tensi yang terjadi adalah kecurigaan Tupac terhadap Biggie yang ia duga menjadi otak dari perampokan yang menimpa dirinya pada November 1994. Rapper  yang mempopulerkan lagu Dear Mama ini menuduh Biggie karena beberapa bulan sebelumnya, ia merilis lagu yang berjudul Who Shot Ya? yang liriknya seolah mendeskripsikan penembakan tersebut bahkan sebelum penembakan itu terjadi.

Biggie memilih untuk meneken kontrak dengan Bad Boy Records yang berasal dari New York dan di sisi lain Tupac bergabung dengan Death Row Records yang berasal dari California. The rest is history.

Rivalitas west coast dan east coast  dimulai dan keduanya memiliki jagoan masing-masing yakni Tupac dan Biggie. Tupac merilis lagu-lagu seperti "Hit ‘Em Up" dan "Against All Odds" namun Biggie tak bergeming dan seakan sakit hati atas ulah Tupac.

Pada September 1996, Tupac tewas karena luka tembak di Las Vegas dan media serta publik langsung menuduh Biggie sebagai dalang dari penyerangan tersebut. Pelantun  lagu Big Poppa itu dengan tegas membantah tuduhan tersebut dalam wawancara-wawancara yang ia lakukan. Tak lama berselang, Biggie tewas akibat luka tembakan di Los Angeles dan banyak yang berkonspirasi pembunuhan tersebut ialah bentuk balas dendam dari pihak Death Row. Kedua kasus pembunuhan tersebut masih menjadi tanda tanya besar dan belum berhasil terpecahkan.

Feud between greatest songwriting partnership ever, John dan Paul yang berasal dari Liverpool tak diragukan lagi adalah kedua orang jenius yang berhasil mengubah dunia dengan karya-karyanya. Lagu-lagu seperti I Saw Her Standing There, Yesterday, Hey Jude dan Let It Be, karir bermusik mereka selama 10 tahun bersama George Harrison dan Ringo Starr dalam The Beatles adalah salah satu cerita sukses terbesar di industri musik.

John dan Paul juga terkenal memiliki ego yang sangat besar dan mengakibatkan keharmonisan internal The Fab Four mengalami periode yang buruk. Puncaknya pada 1970, The Beatles memutuskan untuk bubar dan fokus pada karir solo masing-masing. Pada materi solo masing-masing, Lennon dan McCartney mengejek satu lama lain dalam materi mereka seperti  "How Do You Sleep?" dari Lennon dan "Dear Friend" dari McCartney yang mempertanyakan pertemanan mereka yang berlangsung selama bertahun-tahun.

Meskipun pada medio pertengahan hingga akhir 80an Lennon dan McCartney mencoba menyambung lagi persahabatan yang dulu mereka miliki, namun harapan untuk berbaikan kandas karena kematian Lennon di tangan Mark David Chapman yang menembaknya.

Setelah kematian Lennon, McCartney menulis lagu Here Today yang merupakan bentuk kesedihan dan permohonan maafnya kepada Lennon yang telah pergi selamanya. What a sad story from two of the most influential musicians of all time.

 

Artikel Terkait
Entertainment
Keren! Kepopuleran Lathi Bikin Weird Genius Nampang di Time Square New York

Entertainment
Dua Lipa Bantah Rumor Dekat dengan Trevor Noah, Pilih Nikmati Waktu Sendiri

Entertainment
Arctic Monkeys Sebut Semua Album Mereka Saling Berhubungan, Sambut ‘The Car’