Tech

Nike Beli Perusahaan Sepatu Virtual yang Bikin NFT dan Sneakers untuk Metaverse

Jingga Irawan

Posted on December 14th 2021

Credit: RTFKT

Nike tampaknya sudah siap memulai eksperimennya untuk masuk ke dunia digital. Raksasa pakaian dan sepatu itu baru saja mengumumkan akuisisi RTFKT Studios. Sebuah merek terkemuka yang memanfaatkan inovasi mutakhir untuk menghadirkan koleksi yang menggabungkan kebudayaan dan game.

Pada Februari, RTFKT (baca: artifact) mengklaim bahwa kolaborasi perusahaan itu dengan artis remaja FEWOCiOUS untuk menjual sepatu kets asli yang dipasangkan dengan sepatu virtual berhasil menjual sekitar 600 pasang/NFT hanya dalam enam menit. Menghasilkan lebih dari USD 3,1 juta pada saat itu.

Waktu itu sekitar periode awal tahun yang sama ketika kebanyakan dari kita mendengar tentang NFT untuk pertama kalinya. Di waktu yang sama, mantan pacar Elon Musk, Grimes, juga menjual karya seni digital senilai USD 6 juta pada 1 Maret.

Baca Juga:

Sebelum Bikin dan Jual NFT, Ini Beberapa Hal yang Perlu Diketahui!

Kenapa Orang Rela Habiskan Miliaran Uang untuk Beli NFT?

Disebut Sebagai Masa Depan Internet, Apa Itu Metaverse?

Belum diketahui apakah barang-barang digital ini bernilai sama sekarang. Jika melihat dari pasar NFT paling ternama seperti OpenSea dan Nifty Gateway, beberapa dari barang digital itu baru-baru ini dijual dengan harga kurang dari harga awalnya.

Tetapi RTFKT terus bergerak maju, dan baru kemarin startup yang didukung A16Z itu meluncurkan kolaborasi Clone X NFT dengan artis Jepang Takashi Murakami. Mereka menawarkan sejumlah avatar digital metaverse siap pakai yang ditata dengan berbagai ciri hingga dapat dikoleksi.

Situs web perusahaan telah meminta pengunjung untuk menautkan dompet Metamask. Itu merupakan salah satu cara pemilik NFT dapat memverifikasi pembelian mereka, dengan harapan bahwa di masa depan kalian akan bermain game atau memasuki ruang VR jenis lain tempat item kalian digunakan.

Visi itu lah yang dibeli Nike. Perusahaan memuji para pendiri seperti Benoit Pagotto, Chris Le, dan Steven Vasilev dengan memanfaatkan “mesin game terbaru, NFT, otentikasi blockchain, dan augmented reality untuk menciptakan salah satu produk virtual sejenis dan pengalaman.”

Saat mengumumkan kesepakatan, Nike menempatkan logo bergaya petir RTFKT di samping Swoosh, Jumpman, dan Converse yang ikonik. Merek-merek tersebut memiliki sejarah puluhan tahun. Di bangun di atas dukungan atletik tingkat tinggi, desain khas, dan budaya pemasaran yang benar-benar ada di dunia nyata.

Sedangkan, RTFKT didirikan pada Januari 2020. Jauh lebih muda dari pada perusahaan induknya. Tetapi perusahaan mengaku bahwa mereka sedang mempercepat masa depan digital.(*)

Related Articles
Tech
adidas Sukses Peroleh Rp 316 Miliar dari Penjualan NFT ‘Into the Metaverse’

Tech
Penjualan NFT Mencapai Rp 357,5 Triliun pada 2021

Tech
Untuk Dapat Hoodie GAP Edisi Khusus, Perlu Koleksi NFT Dulu